Herman: Izin Underpass Masih Tarik Ulur

0
184
views
Exif_JPEG_420

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Izin pembangunan fly over Jalan ZA Pagar Alam – Jalan Teuku Umar tepatnya di depan Mall Boemi Kedaton (MBK) dan Underpass simpang Universitas Lampung (Unila) dalam proses kelengkapan.

Menurut Herman HN, Walikota Bandarlampung, untuk perizinan fly over MBK saat ini sudah di Kementrian Perhubungan untuk dokumen andalalin, sedangkan untuk underpass di depan Universitas Lampung (Unila) saat ini masih tarik ulur antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung dan Pemerintah Pusat.

“Untuk Underpass izinnya masih tarik ulur dengan pemerintah pusat. Mudah mudahan segera keluar rekomendasinya,” kata Herman, Selasa (4/7).

Underpass pada ruas Jalan ZA Pagar Alam – Jalan Sumatri Brojonegoro itu hingga saat ini belum berjalan. Pemkot masih melakukan pelebaran jalan, dan terganjal tiang listik dipinggir jalan.

“sudah saya lebarin jalannya, kita tunggu tiang listriknya geser dulu baru mulai diaspal,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai perizinan pembangunan jalan flyover didepan Mall Boemi Kedaton (MBK) saat ini dokumen andalalin telah dikirim ke kementerian perhubungan. “sudah di pusat. Ya yang jelas kami ini kan ingin membangun sesuai arahan presiden sampai tingkat desa dibangun. Presiden sampai hutang ke luar negeri untuk membangun, ya kita mau bangun kenapa gak boleh,” jelasnya.

Pihaknya juga telah mencoba meminimalisir kemacetan yang ada dengan melakukan buka tutup pagar seng pembatas proyek.

“pembangunan ini kan sebagai cerminan ibukota provinsi. Kalu bagus kan Provinsi Lampung juga yang dapat nama. Pembangunan pasti akan berdampak, saya juga coba minimalisir kemacetan yang ada,” pungkasnya. (Jef)