Herman HN Resmikan MTQ ke 48

0
1180
views

Translampung.com-Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 48 Kota Bandarlampung secara resmi dibuka oleh Walikota Bandarlampung, pada Jumat (10/2) malam, bertempat di Lapangan Sukamaju, Kecamatan Teluk betung Timur (TbT) Bandarlampung.

Dalam MTQ Bandarlampung ke 48 ini, diawali dengan defile yang diikuti 20 Kecamatan di Bandarlampung, diantaranya Kecamatan Kemiling sebanyak 120 orang, Tanjung Karang Barat (TKB-) 125 orang, Sukabumi 160 orang, Langkapura 157 orang, Teluk betung Barat (TbB-) 70 orang, Wayhalim 153 orang, Tanjung karang Pusat (TkP) 145 orang, Kedamaian 120 orang,

Tanjung Karang Timur (TKT) 100 orang, Kedaton 115 orang, Enggal 110 orang, Rajabasa 101 orang, Panjang 130 orang, Sukarame 125 orang, Bumi waras 127 orang, Teluk betung Utara (TbU) 100 orang, Teluk betung Selatan (TbS) 130 orang, Tanjung seneng 110 orang, Labuhanratu 105 orang dan tuan rumah Teluk betung Timur (TbT) 100 orang.

Selain defile, pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai tari kreasi dan kolosal.

Dalam sambutannya, Ketua panitia penyelenggara MTQ yang juga Camat TBT Yusirwan Alamsyah mengatakan, suatu kehormatan untuk warga TBT karena menjadi tuan rumah pada event tahunan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung ini.

Penyelenggaraan MTQ Bandarlampung ke 48 ini, kata dia, rencananya akan dilaksanakan pada 10-13 Februari 2017. Adapun peserta dalam MTQ kali ini adalah sebanyak 510 orang, yang terdiri dari 421 orang Kafilah dan 89 orang Pendamping.

Ketua LPTQ Provinsi Lampung yang juga menjabat Assisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Heri Suliyanto mengatakan, dalam MTQ tingkat Bandarlampung ini para dewan hakim hendaknya memberikan penilaian secara objektif agar juara yang dihasilkan benar-benar juara yang bisa bersaing baik ditingkat Provinsi maupun Nasional.

“Saya minta para peserta bisa kerahkan kemampuannya semaksimal mungkin, untuk para official juga bisa mendukung dan tetap menjunjung tinggi sikap sportifitan. Dan pesan saya untuk panitia agar lebih aktif lagi agar masyarakat tahu dan bisa menghadiri setiap tangkai perlombaan,” kata Heri.

Senada juga diungkapkan Walikota Bandarlampung, Herman HN, yang meminta kepada seluruh peserta untuk bertanding secara sportif, agar qori dan qoriah yang dihasilkan dalam lomba ini adalah yang terbaik karena akan mewakili Bandarlampung dalam MTQ tingkat Provinsi Lampung.

“Bertanding harus sportif agar juaranya bisa menjadi juara lagi di tingkat Provinsi, bahkan kalau bisa tingkat nasional,” ujar Herman HN.

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini juga berharap kepada dewan hakim bisa memberikan nilai yang baik, agar hasilnya juga baik.

Untuk diketahui, kata dia, sejak tahun 2010 lalu, Bandarlampung tidak lagi beli qori dan qoriah dari luar Bandarlampung. Ini semua hasil dari masyarakat Bandarlampung. Untuk itu, Herman HN juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT, dengan membaca ayat-ayat suci Al Qur’an, karena dimana saja bisa dibaca ayat-ayat ini.

“Kalau untuk semua sekolah. Di Bandarlampung sudah menerapkan setia hari wajib membaca minimal 3 surat pendek dan setiap jumat membaca Surat Yasin,” imbuh dia.

Mantan Kadispenda Provinsi Lampung ini juga meminta kepada LPTQ Bandarlampung untuk mengawasi jalannya pelaksanaan MTQ Bandarlampung ini, “Untuk yang juara dalam MTQ ini, akan saya berangkatkan Umroh tahun ini juga,” janji dia.

Dalam kesempatan itu, turut dihadiri Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Kepala Biro Bina Sosial Provinsi Lampung, Ketua DPRD Bandarlampung, Kapolresta Bandarlampung, Dandim Bandarlampung, Sekda Bandarlampung, Kepala Kemenag Bandarlampung, Ketua Tim Penggerak PKK Bandarlampung, Kepala Badan / Dinas, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Bandarlampung.(Jef)