Herman: Berhenti Kalau Presiden yang Instruksikan

0
766
views
Walikota

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Polemik atas pembangunan Jembatan Layang (Fly Over) Jalan Teuku Umar – Jalan ZA Pagar Alam tepatnya di depan Mall Boemi Kedaton (MBK) terus memanas. Disatu sisi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berusaha agar pembangunan dihentikan.

Disisi lain, Walikota Bandarlampung Herman HN bersikeras pembangunan Fly Over MBK terus dilanjutkan, meskipun mendapat penolakan dari Pemprov Lampung.

“Pembangunan Fly Over MBK baru akan berhenti jika sudah ada intruksi langsung dari Presiden RI, Joko Widodo,” tegas Herman HN, kemarin (15/6).

Dengan demikian, meski Pemprov Lampung telah melayangkan surat pemberhentian, Walikota Bandarlampung tetap melanjutkan pembangunan Fly Over MBK, demi menjalankan Nawacita Presiden Joko Widodo.

“Pembangunan Fly Over ini tidak menyalahi aturan, dan malah membantu program Nawacita Presiden.” Imbuh dia.

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini berharap, persaingan dalam dunia politik tidak disangkutkan dalam pengabdian kepada negara serta masyarakat.

“Sesama pengabdi negara, harusnya bersama-sama membangun serta melayani masyarakat. Bukan malah saling menjatuhkan dan menghambat program pembangunan,”

Wajah Provinsi Lampung, kata dia, tercermin dari ibukota Provinsi yaitu Kota Bandarlampung. “Jika pembangunan pesat dan menjadi kota metropolitan dengan didukung pembangunan infrastruktur yang pesat, maka Pemprov seharusnya mendukung pembangunan di Bandarlampung, bukan malah menghalang-halangi pembangunan,” tutur dia. (jef)