Helmi: Kita Satu Komando Satu Aksi

0
360
views

Sertijab UPTD se-Kabupaten Lamteng

TRANSLAMPUNG.COM, GUNUNGSUGIH – Jumat (17/2), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah A Helmi menggelar serah terima jabatan (sertijab) 28 kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Disdikbud di aula Disdikbud Lamteng. Dalam kesempatan itu, Helmi berpesan kepada seluruh kepala UPTD Disdikbud untuk mengikuti instruksi pimpinan dalam hal ini Bupati Lamteng Mustafa dan Kepala Disdikbud Lamteng.

“Kita harus satu komando dan satu aksi. Dalam hal ini kepala UPTD bertanggungjawab langsung kepada kepala dinas dan dipertanggungjawabkan juga kepada Bupati Mustafa. Saya tidak ingin UPTD melangkah atau mengambil sebuah kebijakan tanpa ada pemberitahuan kepada kami di dinas, atau sebaliknya, tidak menjalankan instruksi yang sudah diberikan pimpinan kepada UPTD,” ujar Helmi dalam sambutannya.

Helmi mengatakan, ada empat poin penting yang harus dimiliki para pejabat dan menjadi penilaian tersendiri. Yakni aspek loyalitas, totalitas, kerja terukur, dan profesional. Menurutnya, pejabat harus memiliki loyalitas terhadap pimpinan dan pekerjaannya. Sehingga apa yang dikerjakan dan diperintahkan pimpinan benar-benar bisa dijalankan dengan baik. Selain itu aspek totalitas juga menjadi bagian penting. Ia berharap, para kepala UPTD memiliki totalitas dalam bekerja sehingga pekerjaan yang dikerjakan bisa berhasil sesuai dengan yang diharapkan.

“Selain itu, kita juga harus bisa bekerja secara profesional dan kerja terukur. Hal ini penting agar tidak menabrak aturan-aturan yang sudah diterapkan oleh peraturan perundang-undangan namun tetap berkualitas apa yang kita kerjakan,” ucapnya.

Sementara itu, Helmi mengatakan, ada beberapa kegiatan penting yang harus segera dilakukan para kepala UPTD setelah sertijab ini. Salah satunya adalah melakukan sertijab kepala sekolah yang ada di daerahnya masing-masing. Menurut Helmi, dalam sepekan ini sertijab harus dilakukan untuk menjamin kepastian roda pendidikan yang ada di sekolah-sekolah bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Senin (20/2), harus sudah dimulai dilakukan sertijab kepala sekolah. Karena meski sudah ditunjuk menjadi kepala sekolah, kalau belum ada sertijab dan memegang surat keputusan (SK) kinerjanya tidak bisa maksimal. Saya harapkan dalam pekan ini sertijab kepala sekolah bisa selesai dilakukan,” ungkapnya.

Selain itu, yang menjadi problem lainnya adalah penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dimana kepala sekolah yang lama dan yang baru dilantik, terjadi di antara triwulan pertama pencairan dana BOS. Hal ini diminta Helmi untuk dikomunikasikan agar kemudian tidak menjadi masalah dalam hal penggunaan dana BOS dan proses pencairannya.

Dihubungi terpisah, Bupati Lamteng Mustafa meminta pejabat UPTD dan kepala sekolah yang sudah dilantik dan menerima SK penempatan untuk dapat bekerja semaksimal mungkin. Mustafa ingin melihat apakah pejabat yang dipercaya untuk menempati posisinya saat ini bisa bekerja dengan baik atau tidak.

“Kalau memang tidak bekerja dengan baik, akan kita berhentikan dan kita ganti dengan pejabat lain yang mau bekerja melayani masyarakat dan turun ke bawah. Kehadiran kita ini penting di tengah banyaknya masalah yang terjadi di lapangan. Kesuksesan Lampung Tengah maju dan berkembang dalam hal dunia pendidikan ada di tangan kepala UPTD dan kepala sekolah,” pesan Mustafa. (bon)