. . .

Heboh…!!!! Mayat Wanita Anonim Mengambang di Kotaagung Barat

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Penemuan sesosok jasad wanita menggemparkan warga Pekon Tebabunut, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, Senin (10/9) siang. Usai diidentifikasi oleh dokter Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang dan Unit INAFIS Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus, tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan atau luka akibat senjata tajam pada jasad wanita anonim itu.

Jasad wanita berpakaian lengkap, bahkan necis tersebut, dibawa ke RSUD Batin Mangunang sekitar pukul 17.50 WIB. Lalu mulai dilakukan identifikasi di mortuary room (ruang jenazah) RSUD setempat oleh tim medis serta Unit INAFIS. Identifikasi di bawah pengawasan Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Devi Sujana dan Kapolsek Kotaagung AKP Syafri Lubis.

Pada translampung.com Syafri Lubis membenarkan pihaknya menerima laporan penemuan jasad wanita dari warga. Asnani (50) merupakan saksi yang kali pertama menemukan jasad itu. Selepas waktu Solat Dzuhur, saksi sedang berada di Tulung (Muara) Beliung, Pekon Tebabunut, Kecamatan Kotaagung Barat. Lokasi muara tempat mayat ditemukan, merupakan perbatasan antara Pekon Tebabunut dengan Pekon Tanjungagung, Kecamatan Kotaagung Barat.

“Saksi mengaku hendak memperbaiki perahunya yang bocor. Begitu tiba di tulung (muara), dia mencium aroma busuk sangat menyengat. Karena penasaran, saksi akhirnya dengan sangat teliti memperhatikan sekelilingnya. Tak jauh dari posisinya memperbaiki perahu, ternyata dia baru sadar ada sesuatu yang mengambang. Mirip tubuh manusia. Ternyata benar adalah jasad wanita,” ungkap kapolsek, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.I.K., M.Si.

Menyadari yang dilihatnya jasad manusia, saksi meminta bantuan warga sekitar dan berusaha melaporkan temuan itu pada aparat berwenang. Setelah menerima laporan, Polsek Kotaagung langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanggamus, Basarnas Pos SAR Tanggamus, serta personel Koramil Kotaagung untuk proses evakuasi.

“Selesai evakuasi, kami langsung bawa ke RSUD. Pada tempat kejadian perkara penemuan jasad yang sudah diperiksa, tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan atau yang bisa menjadi petunjuk terkait identitas si jenazah. Pada pakaiannya pun tidak ada identitas diri,” ungkap Syafri Lubis.

Dia melanjutkan, kondisi jasad wanita anonim itu sudah nyaris hancur. Wajahnya sudah sangat sulit dikenali, karena sudah mengalami pembengkakan dan membusuk. Demikian juga pada sekujur tubuhnya. Pakaian yang dikenakan pun sudah sulit dikenali warnanya. Karena sudah sewarna dengan lumpur.

Namun yang pasti, masih pakaian lengkap. Atasan mengenakan t-shirt casual berbahan beludru garis-garis. Lalu pada bagian luar dibalut semacam rompi slim fit dengan potongan zig-zag pada bagian tepi. Bawahannya adalah calana panjang slim fit pencil jenis jins.

Dokter RSUD: Tak Ditemukan Bekas Kekerasan, Mayat Diperkirakan Lebih dari 3 Hari 

IDENTIFIKASI mayat wanita anonim dari Tulung Beliung Pekon Tebabunu, dilakukan oleh dua dokter dari RSUD Batin Mangunang, yaitu dr. Robby dibantu dr. Hendri. Menurut kedua dokter itu, setelah jasad dibersihkan dari lumpur, tetap tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.

“Kalau perkiraan kami, mayat ini sudah berusia lebih dari tiga hari di air. Perkiraan usia, antara 20 hingga 25 tahun. Wajah dan tubuhnya membengkak karena sudah mengalami pembusukan. Kulit jari-jari tangan juga sebagian besar sudah terkelupas. Akibatnya, menyulitkan pihak berwenang untuk memeriksa indentitas melalui finger print (sidik jari) tangan mayat,” tandas Robby diamini Hendri. (ayp)