Hati-hati Modifikasi Motor Bisa Jadi Pelanggaran

0
538
views

TERUSANNUNYAI – Modifikasi merupakan hal biasa dan sudah melekat dari dunia Otomotif, terutama untuk sepeda motor yangmerubah tampilan bentuk hingga warna padamotornya. Hal tersebut bisa menjadi tindak pidana pelanggaran jika pemilik kendaraan tidak segera merubah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) pada kendaraan modifikasi.

Dalam acara pameran kendaraan modifikasi yang digelar belum lama ini di Kampung Tanjunganom, Kecamatan Terusannunyai, lamteng, Wakapolsek Terusannunyai Iptu Sumardi mengatakan, kendaraan roda dua (motor) wajib merubah STNK bila terjadi perubahan warna dan bentuk. Ia meminta kepada pemilik kendaraan segera berkoordinasi dengan pihak Samsat lamteng, agar dilakukan perubahan pada STNK sesuai dengan permohonan pemilik kendaraan.

Mengenai larangan modifikasi motor Sumardi menjelaskan, sejauh ini belum ada larangan tentang merubah bentuk motor atau merubah warna pada kendaraan. Akan tetapi, jika harus disesuaikan dengan fakta yang ada pemilik kendaraan harus melaporkan perubahan tersebut.

”Jika tidak melaporkan perubahan pada kendaraan, termasuk dalam pelanggaran berlalu lintas, yang pasti ada ancaman hukuman pidana dan dendanya. Untuk memastikannya bisa langsung berkoordinasi pada samsat lamteng atau pada bidang yang menanganinya,” terangnya.

Sumardi menghimbau, kepada para remaja atau club motor, apabila mengendarai kendaraan harus mematuhi peraturan dalam berkendara seperti menggunakan helm SNI dan membawa kelengkapan surat-surat dalam berkendara.

Hasil pemantauan di lapangan ditemukan masih banyak dijumpai kendaraan modifikasi baik motor maupun mobil yang melakukanperubahan tipe secara tidak sah dan dapat digolongkan dalam tindak pidana pelanggaran. (rlt)

LEAVE A REPLY