Hari Pertama Kerja, 95 Persen ASN Hadir  

0
172
views
HALALBIHALAL: Bupati Lampung Utara H Agung Ilmu Mangkunegara, bersama Wabup Sri Widodo,  Sekda Samsir, Para Asisten, dan Staf Ahli, menggelar Halal Bi Halal bersama dengan  seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Pemda setempat, Senin (3/7)

 

TRANSLAMPUNG.COM, KOTABUMI – Bupati Lampung Utara H Agung Ilmu Mangkunegara, bersama Wabup Sri Widodo,  Sekda Samsir, Para Asisten, dan Staf Ahli, menggelar Halal Bi Halal bersama dengan  seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Pemda setempat, Senin (3/7/2017)

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Agung mengapresiasi jajaran pemerintah daerah karena telah menegakkan disiplin kinerja nya. Hal tersebut di buktikan dengan tinggi nya tingkat kehadiran saat apel pada hari ini.

 

“Kalau melihat dari halal bi halal yang baru saja kita adakan tingkat kedisplinan seluruh satker termasuk baik.  itu bisa dilihat dengan hampir 95 persen Pegawai Negeri Sipil masuk kerja,  ” kata Bupati Agung seusai Halal bi halal.

 

Untuk melihat sejauh mana tingkat kedisiplinan pegawai  lanjut Bupati, pihaknya akan akan langsung menurunkan tim GDN yang langsung dipimpin oleh Sekdakab Samsir. Guna melihat keadaan lingkungan kerja pegawai, mulai dari kebersihan sampai dengan absesnsinya. Dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai untuk memeberikan pelayananrima kepada masyarakat.

 

“Hari pertama masuk kerja ini penting untuk diketahui, dengan baiknya kedisiplinan pegawainya maka pelayanan pun akan semakin prima,”terangnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Lampura itu mengumpulkan para kepala SKPD atau pejabat setingkat Eslon II. Serta para camat dilingkup pemda setempat, untuk melihat tingkat kedisiplinan pegawai sampai dengan tingkat paling bawah.

 

Terkait sanksi, pihaknya akan melihat terlebih dulu permasalahan yang ada, jika alasan tidak masuk tidak buat-buat maka akan dipertimbangkan. Namun sebaliknya, jika sampai kedapatan mengada-ada akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan berlaku.

 

“Makanya mau kita lihat dulu dari laporan satkernya, kalau dia melahirkan atau sakit masak ia mau kita hukum. Tapi kalau memang tanpa alasan tidak jelas, maka akan diserahkan pada pihak inspektorat memeriksanya,” pungkasnya. (eka)