. . .

Hari Ketiga Diselami, Akhirnya Tubuh Ade Misrofi Ditemukan Mengambang

image_print

TURUNKAN PENYELAM: DanPos SAR Tanggamus Adi Ayangsyah mem-briefing penyelam Rescue SAR dan gabungan, sebelum jasad Ade Misrofi ditemukan, Selasa (18-9) siang di Curug Jarum Pekon Datarlebuay. (Foto-foto: DOK HUMAS BASARNAS LAMPUNG)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Pencarian sampai hari ketiga Selasa (18/9) pukul 16.50 WIB Tim Rescue Pos SAR Tanggamus bersama tim gabungan, berhasil menemukan jasad Ade Misrofi (15) yang tenggelam di Curug Jarum Pekon Datarlebuay, Kecamatan Airnaningan, Kabupaten Tanggamus.

Saat ditemukan, jasad siswa SMA Islam Kebumen, Kecamatan Sumberejo itu, posisinya sudah mengambang di tepian permukaan air sungai dan nyaris tak bisa dikenali. Sebab sejak hari Minggu (16/9) sore tubuh korban berada di dalam air. Dengan ditemukannya jasad peserta Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) itu, otoritas terkait resmi menutup pencarian yang sudah sejak tiga hari ini menyita perhatian warga.

Komandan Pos SAR Tanggamus Adi Ayangsyah dalam pers rilisnya membenarkan, bahwa timnya telah menemukan jasad pelajar beralamat di Pekon Singosari, Kecamatan Talangpadang itu. Sebelum tim gabungan menemukan tubuh korban, pada hari ketiga ini pencarian dimulai sejak pukul 06.30 WIB. Mereka memusatkan pencarian dengan penyisiran di lokasi air terjun.

”Lalu pukul 08.00 WIB, tim gabungan melakukan penyelaman. Hasilnya masih nihil. Pukul 13.30 WIB, penyelaman kembali dilanjutkan di sekitar pinggiran. Barulah pukul 16.50 WIB, penyelam kami berhasil menemukan tubuh korban berjarak sekitar 4 meter dari lokasi jatuh awal. Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka,” ketik Adi Ayangsyah.

DIBAWA KELUARGA: Jasad Ade Misrofi saat hendak dibawa keluarga ke rumah duka, setelah ditemukan Selasa (18-9) pukul 16.50 WIB.

Pukul 17.20 WIB, dia melanjutkan, Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Unsur-unsur yang terlibat kembali pada kesatuannya masing-masing. Dalam operasi pencarian ini, Pos SAR Tanggamus bekerja sama dengan 8 personel Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanggamus, 4 staf Kecamatan Airnaingan, 4 personel Polsek Pulaupanggung, 2 personel Bhabinsa TNI, 12 pelajar rekan korban, keluarga dan warga.

”Sarana yang digunakan dalam pencarian ini, 1 unit truk personel Basarnas Lampung, 1 unit Rescue Compartemnt Basarnas Lampung, 1 unit RB dan Mopel basarnas Lampung, 2 set lengkap peralatan menyelam, dan peralatan lainnya dari unsur terkait,” tandas Adi Ayangsyah.

Untuk diketahui, keberadaan Ade Misrofi (15) sempat menjadi ”misteri” sejak Minggu (16/9) sore hingga Selasa (18/9) siang. Siswa SMA Islam Kebumen, Kecamatan Sumberejo itu, “hilang” saat mandi di Curug (Air Terjun) Jarum Pekon Datarlebuay, Kecamatan Airnaningan pada Minggu (16/9).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban bersama teman-temannya, kala itu dalam rangka mengikuti Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami). Para peserta Persami bisa sampai di air terjun, sebab saat itu adalah waktu istirahat. Korban dan teman-temannya memanfaatkan waktu istirahat untuk mandi di air terjun.

Ade Misrofi disebutkan terjun pas ke titik jatuhnya air terjun. Diketahui, pola air terjun tepat pada titik jatuhan air, maka di bagian dalam seperti menghisap apa pun yang masuk ke dalamnya. Sehingga tim gabungan yang hingga Senin sore ini masih melakukan pencarian hari kedua, menduga korban “terhisap” ke bagian dasar dan tersangkut bebatuan.

Komandan Pos SAR Tangamus Adi Ayangsyah membenarkan, sore ini tim gabungan masih menelusuri keberadaan Ade Misrofi. Dia dilaporkan tenggelam di air terjun pada Minggu sekitar pukul 14.30 WIB. Koordinat lokasi tenggelamnya korban adalah 05° 12′  02″ S – 104° 39′ 49″ E.

Pencarian hari pertama pada Minggu dan hari kedua pada Senin, terpaksa dihentikan, karena kondisi lokasi yang gelap-gulita dan minimnya penerangan. Lalu dilanjutkan hari ketiga ini dan alhasil tubuh korban ditemukan. (ayp)