Hari Ini Nasib Setnov Ditentukan

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Hakim Kusno dalam gugatan praperadilan yang diajukan Setya Novanto (Setnov) menunda kelanjutan sidang yang digelar Rabu (13/12) dan dilanjutkan hari ini, Kamis (14/12).

Sidang di Pengadilan Negeri Jaksel kemarin beragendakan pemeriksaan ahli dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Setelah mendengarkan keterangan ahli dari KPK, Hakim Kusno sempat menonton rekaman sidang perdana pokok perkara korupsi e-KTP, dengan terdakwa Setnov.

Hakim kemudian memutuskan untuk menunda siding dan akan kembali digelarhari ini, Kamis, dengan agenda kesimpulan pada pukul 09.00 WIB dan keputusan pada pukul 14.00 WIB.

“Sekarang ini (kemarin) sudah selesai ya, tidak ada bukti lagi dari termohon, sudah habis,” kata Kusno.

Kemudian pihak KPK menyerahkan sebuah cd rekaman kepada hakim. Diduga itu adalah rekaman sidang Novanto di Tipikor.

Dengan selesainya sidang praperadilan, majelis kata Kusno, akan memberikan kesempatan kepada pemohon dan termohon untuk mengajukan kesimpulan.

“Kesimpulan itu kalau mengajukan saya terima dan kalau tidak mengajukan bukan suatu keharusan ya,” tambahnya.

Kusno lantas menanyakan kepada pihak pemohon yakni kubu Novanto. Ketut selaku kuasa hukuk Novanto lantas menerangkan kalau mereka akan mengajukan kesimpulan.

“Mungkin nanti besok akan mengajukan, tapi tergantung beliau (termohon), kalau tidak mengajukan kami juga tidak akan,” ucap Ketut.

Kusno lantas menegaskan apakah kubu Novanto akan mengajukan kesimpulan atau tidak.

“Mau mengajukan kesimpulan apa tidak? Kalau enggak, enggak, kalau iya, iya,” tegas Kusno.

Tim Biro Hukum KPK lantas menimpali bahwa mereka akan mengajukan kesimpulan.

“Sesuai agenda akan mengajukan kesimpulan,” kata tim Biro Hukum KPK.

Kusno kemudian mengatakan, besok sidang kembali digelar dengan agenda kesimpulan dan putusan.

“Jadi saya konsisten kalau Kamis besok pagi (hari ini) kesimpulan sudah harus diserahkan, jam 09.00 WIB. Mudah-mudahan jam 14.00 WIB, enggak usah nunggu jam 15.00 WIB, hasil mudah-mudahan sudah bisa saya bacakan putusan,” tukas dia. (jpnn/rus)

News Reporter