Harga Beras Naik, Pemkab Lampura segera Gelar Operasi Pasar

TRANSLAMPUNG.COM, KOTABUMI – Menyikapi  melonjaknya harga beras akhir-akhir ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) bersama Bulog dalam waktu dekat, akan menggelar operasi pasar (OP).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Lampura, Wan Hendri, saat menggelar rapat koordinasi dengan pihak dan instansi terkait, di ruang kerjanya, Jumat (12/1/2017)

“Kita hadir di sini dalam rangka sharing, menyatukan pendapat, kemudian meminta masukan-masukan dari pihak terkait, dalam rangka wacana kita akan melaksanakan operasi pasar. Kita ketahui, naiknya harga beras ini sebenarnya sudah menjadi permasalahan nasional.” ujarnya.

“Pada Desember, kita pantau harga beras masih di bawah 10 persen. Makanya, masih kita lihat dulu, karena kita pikir masih wajar. Sesuai hukum ekonomi, semakin banyak permintaan maka akan semakin naik harganya. Tapi kita amati, semakin ke sini harga beras semakin naik dan semakin tak terkendali, tiap hari ada terus pergeseran naiknya,” tambah Wan Hendri.

Oleh karena itu, sesuai tupoksi, harus mengambil langkah-langkah cepat menyikapi ini,

“Kemarin kita sudah berkoordinasi dengan Bulog, ternyata kita masih ada cadangan beras pemerintah. Namun demikan, Bulog juga ada mekanisme-mekanisme yang harus dilaksnakan.” kata dia.

Kalau kemarin Oprasi pasar (OP) kan Enak,  Begita kita pemberitahuan ke Bulog kita bawa mobil kepasar,  titik mana oprasi nya langsung kita jual kasih merk,  kan agak simple,  Tapi sekrang mekanisme nya sudah berubah,  harus melalui katakanlah agen yang bermitra dengan bulog,  kemudian nanti ada mekanisme yang dilalui,  Kesannya seperti agak ribet, Tapi tujuan nya mungkin akan lebih bagus, papar Wan Hendri

Sementara dikatakan Pahmi Perwakilan dari Bulog, Terkait Oprasi Pasar (OP) betul sekali, Untuk harga OP Saat ini se Indonesia sudah begejelok, tadi malam pun  di TV  membahas masalah ini. intinya kalau di Bulog kami siap untuk melaksanakan OP stok kami cukup,  Hanya saja masalahnya di aturan mainnya yang agak berbeda,  karena  ssat ini bebeda sama tahun lalu,  Ketika ditahun 2017 kita bisa jual langsung,  kita bawa stok kita ketitik mana yg diminta kabupaten,  Tapi di aturan awal  januari ini kita tidak bisa lagi jual langsung, Mesti melalui agen atau distributor dan toko toko yang sudah ditunjuk oleh Bulog. Paparnya

Di Bandar Lampung kemarin sudah melaksanakan OP dengan HET Rp 8500, Oleh karna itu kita akan berkoordinasi dan masih menunggu untuk HET Oprasi pasar di Lampura, Apakah sama dengan oprasi pasar di Bandar Lampung atau tidak.

,” Jadi saat ini kita belum bisa menetapkan pasti kapan kita akan OP, Karena  kita akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi dahulu,  Apakah harganya sama dengan harga HET OP Bandar Lampung atau berbeda,  karena kemarin di Lamteng sempat melaksanakan juga OP dengan harga yang berbeda,  Setelah apa hasil nya secepatnya kita akan melakukan Oprasi pasar,” paparnya

Ditambahkan Wan Hendri,  Kita akan Segera melaksanakan Oprasi pasar setelah kita mendapat informasi untuk HET OP nya,  Jadi kita akan berkoordinasi secepat nya, ke Provinsi Agar OP nanti tidak menyalahi aturan,  Ucapnya

Rapat yang dipimpin oleh Wan Hendri tersebut dihadiri juga oleh  perwakilan dari Dinas Ketahanan pangan,  Dinas Pertanian,  Bulog,  dan Satgas Pangan Polres Lampura.(Eka)

News Reporter