Hanan Galakkan Penggunaan Kebaya Sebagai Citra Daerah

0
456
views
MENGGALA- Bupati Tulang Bawang, Ir. Hanan A Rozak,MS, membuka acara lomba kebaya dalam rangka memperingati hari RA. Kartini
KE-137 Tahun 2016, di Gedung Musawarah Mufakat (GMM) Menggala Tuba.

Bupati Tulang Bawang, Ir. Hanan A Rozak,MS, mengatakan, bahwa saat ini dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan perempuan dan issue gender, sedang menjadi tema penting dalam setiap program nasional.

Sehingga melihat dinamika yang terjadi ini, sudah saatnya kaum perempuan dimanapun posisinya, dan apapun jabatannya, selayaknya harus dapat berbuat sesuatu yang positif, untuk melakukan aktifitas dan pemberdayaan kualitasnya, namun tentu dengan tetap tidak meninggalkan kodratnya sebagai perempuan, serta berjalan dalam koridor norma dan estetika yang berlaku,” Sedangkan dari catatan sejarah, RA. Kartini adalah sosok pejuang perempuan Indonesia, yang tidak hanya melegenda, tetapi telah memberikan suri tauladan dan landasan motivasi bagi kaum perempuan, untuk terus bangkit dan berjuang, memberdayakan diri sesuai kapasitas dan kedudukannya, baik dalam kehidupan keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara.
Karenanya dengan dilaksanakannya lomba Kebaya ini dalam memperingati Hari Kartini, selain memberikan appreseasi positif, saya juga berharap kegiatan ini dapat dapat lebih mengobarkan semangat juang dan tekad di kalangan kaum perempuan, dalam upaya mengangkat derajat, harkat dan martabatnya, sebagaimana yang telah diwariskan R.A. Kartini. Terlebih menjadi kebangaan kita bersama, saat ini pemberdayaan perempuan terus berkembang secara positif, dan kitapun dapat melihat kiprah perempuan Indonesia di berbagai bidang kehidupan, yang menjadi bukti bahwa Perempuan Indonesia adalah sumberdaya yang potensial, terutama apabila dapat ditingkatkan kualitasnya, diberi peluang dan kesempatan, untuk berperan bersama kaum laki-laki ataupun komponen masyarakat lainnya,” katanya.

Hanan juga mengatakan, Peringatan Hari Kartini, pada hakekatnya juga dimaksudkan mampu membangun kesepahaman kita bersama, terkait penghapusan ketidakadilan gender dalam berbagai bentuk marginalisasi, dan arti penting perjuangan kaum perempuan yang dengan keluhuran kodratnya, mampu berperan dalam membentuk kepribadian keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Karenanya dengan dilaksanakannya lomba kebaya ini, saya yakin kegiatan ini juga memberikan nuansa tersendiri dalam mendukung kemeriahan peringatan Hari Kartini di Kabupaten Tulang Bawang tahun ini,” Melalui kegiatan ini pula saya harapkan dapat makin tumbuh motivasi yang kuat dalam diri para kaum perempuan di daerah ini, untuk mewarisi semangat juang dan melanjutkan kiprah R.A Kartini, tidak hanya dalam memperjuangkan kesetaraan gender, tetapi juga dalam berperan mendukung pembangunan masyarakat, daerah, bangsa dan negaranya. Sebagaimana dipahami bahwa Kebaya adalah salah satu warisan nilai luhur dari nenek moyang yang menjadi kebudayaan asli Indonesia. Kebaya juga merupakan salah satu alternative pakaian resmi yang dapat menambah daya pikat keangunan seorang wanita. Tanpa disadari, Kebaya memiliki makna tersembuyi yang tidak perna orang sadari,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Hanan,  Dengan mengenakan Kebaya dapat menggambarkan sesosok seorang ibu yang anggun serta mampu berjuang dan berusaha dalam kehidupannya membangun keluarga yang dibinanya. Ibu tidak pernah mengenal lelah dan tidak mempedulikan rintangan yang ada dihadapannya,” Berkenaan dengan perlombaan Kebaya ini, saya merasa bangga atas antusiasme para peserta lomba, dan berharap agar kegiatan ini dapat diikuti dengan baik oleh para peserta, serta berjalan lancar dan sukses. Disamping itu harapan saya agar kegiatan ini sekaligus dapat dijadikan ajang untuk bersilaturahmi dalam menggapai berbagai prestasi yang gemilang,” tambahnya. (als).

 

LEAVE A REPLY