Hakim yang Ditangkap KPK Mantan Ketua PN

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Seorang hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang berinisial WWN terciduk operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ditangkap lantaran diduga menerima uang suap terkait kasus perdata yang tengah ditanganinya.

Menanggapi hal itu, Humas PN Tangerang, Irfan Serigar menyatakan, hakim yang ditangkap oleh lembaga antirasuah tergolong senior dan biasa mengurus perkara perdata.

“Saya kira cukup senior ya karena golongannya sudah 4C,” kata Irfan saat dikonfirmasi, Selasa (13/3).

Menurut Irfan, hakim tersebut pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gunung Sugih, Lampung Tengah pada 2014 hingga 2016.

“Dulu pernah menjabat di PN Gunung Sugih,” ungkap Irfan.

Meski demikian, Irfan tidak mengetahui berapa orang yang ditangkap oleh lembaga antirasuah terkait penyuapan hakim.

“Saya tidak mengetahui pasti, tapi yang saya baca di media ada pengacara, pihak swasta dan lainnya,” ucap Irfan.

Lebih jauh, Irfan enggan menjelaskan secara detail terkait kronologi penangkapan hakim dan panitera di PN Tangerang yang berlangsung pada Senin (12/3) kemarin.

“Nanti untuk lebih jelasnya kita tunggu saja dari KPK,” jelas Irfan.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Tangerang, Senin (12/3) petang kemarin. Dalam operasi kali ini, KPK menyasar tujuh aparat penegak hukum di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

“Sejak sore menjelang Magrib tadi telah diamankan sekitar tujuh orang dan dibawa ke KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Senin (12/3) malam.

Ketujuh orang tersebut terdiri atas unsur hakim, panitera, penasihat hukum, dan pengusaha. Penangkapan diduga berkaitan dengan suap putusan perkara perdata yang berproses di Pengadilan Negeri Tangerang. (ce1/rdw/JPC)

News Reporter