. . .

Gempa 7 SR, Terdeteksi Tsunami  di Dua Wilayah

image_print

Foto Dok. JawaPos.com/jpg

Reruntuhan rumah warga yang akibat gempa di Lombok beberapa hari yang lalu.

Sutopo: Terjadi 14 Kali Gempa Susulan

TRANSLAMPUNG.COM – Gempa dengan kekuatan 7 Skala Richter (SR) di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) berpotensi tsunami. Di wilayah Carik dan Badas terdeteksi ada pergerakan air.

“Tsunami akibat gempa terdeteksi (tsunami) di Carik pada pukul 18.48 WIB dengan ketinggian 0,135 meter dan Badas pada pukul 18.54 WIB dengan ketinggian 0,100 m,” kata Deputi Meteorologi BMKH Mulyono Rahadi Prabowo kepada JawaPos.com, Minggu (5/8).

Menurut Mulyono gempa memiliki kedalaman 15 km. Posisi gempa terletak di 8.25 Lintang Selatan, 116.49 Bujur Timur Laut atau 27 km Timur Laut Lombok Utara, NTB.

Saat ini warga mulai dievakuasi untuk mencari tempat yang lebih aman dan meninggalkan tempat-tempat rawan.

Gempa dengan kekuatan besar terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8) petang. Sejumlah bangunan dikabarkan hancur karena kuatnya guncangan lindu dengan kedalaman 10 kilometer itu.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, warga berhamburan di jalanan akibat gempa berkekuatan 7 SR itu. Mereka panik akibat kerasnya gempa yang diirinyi listrik padam.

Gempa dengan kekuatan 7 SR awalnya terjadi pada pukul 18.46 waktu setempat. Setelah gempa itu, peringatan tsunami langsung diaktivkan.

“Hingga saat ini telah ada 14 kali gempa susulan,” kata Sutopo.

Menurutnya, hingga kini proses evakuasi masih berlangsung. Warga pun diminta mencari dataran tinggi.(cuy/jpnn/rdw/JPC/jpg)