. . .

Gelar Operasi Waspada Jelang Natal, Polres Mesuji Targetkan Berantas Peredaran Senpi Ilegal

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, MESUJI – Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo, S.IK. MM., mewarning  masyarakat mesuji untuk taat akan hukum mengenai Senjata api (Senpi) ilegal dan bahan peledak. Dalam memasuki masa Operasi Waspada selama 14 hari menjelang Hari Raya Natal, Tahun Baru dan Pemilu Tahun 2019.

Polres Mesuji menggelar operasi tersebut dilaksanakan terhitung tanggal 15 – 28 November 2018. Secara tegas akan menindak kepemilikan Senjata Api Ilegal dan Bahan peledak lainnya.

“Saya bersama jajaran akan menindak tegas bila ada warga Mesuji yang kedapatan memiliki Senpi ilegal dan yang menyimpan bahan peledak. Sebab memiliki senpi dan bahan peledak tanpa surat yang jelas tidak diperbolehkan oleh aturan Undang-Undang (UU) yang berlaku,”kata AKBP Edi Purnomo, Sabtu (17/11).

Edi menjelaskan, jajarannya semaksimal mungkin terus berupaya membersihkan peredaran Senpi ilegal, karena hal itu sangat meresahkan masyarakat di bumi ragab begawe caram.

“Sudah jelas, peredaran senpi ilegal terjadi didalam Pasar Gelap (Black Market), oleh sebab itu, kami tidak main-main dalam hal itu, karena sangat meresahkan warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini,”tegasnya.

Edi menuturkan, pihaknya selalu melakukan dari pembinaan masyarakat (Pre-emtif), Preventif sampai Represif. Jajaran Intel, Reskrim, dan Binmas juga seiring sejalan sama-sama bergerak, apabila ada warga sadar dengan sendirinya, segera serahkan senpi tersebut kepada pihak Kepolisian.

“Bilamana masih saja ada warga yang kedapatan menyimpan Senpi ilegal dan bahan peledak. Maka kami akan tindak tegas dan langsung diproses secara hukum menurut UU yang berlaku,”pungkasnya.(Nara)

error: Content is protected !!