Gelar OP, Dari 10, Hanya 7 Pasar Tradisional yang Siap

0
388
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Guna mencegah adanya spekulan yang menimbun bahan pokok atau sembako selama bulan puasa hingga hari Raya Idul Fitri. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung hari ini (7/6) akan memulai operasi pasar yang akan dilaksanakan diseluruh pasar-pasar tradisional yang ada di Bandarlampung.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandarlampung, Sahriwansyah mengatakan, Operasi Pasar (OP) ini akan dilaksanakan setiap hari, hingga Hari Raya Idul Fitri. Tujuan OP ini, untuk mencegah adanya spekulan yang menimbun sembako, untuk kemudian dijual kembali dengan harga tinggi.

“Iya, OP ini setiap hari, dan ini untuk pertama kalinya OP digelar setiap hari. Jadi yang bisa belanja di OP nanti bukan hanya masyarakat, tapi juga pegadang. Tujuannya, biar nggak ada spekulan yang menimbun sembako, kalaupun masih ada yang nimbun silakan saja, pasti dia rugi karena stok sembako kita nggak terbatas,” jelas Sahriwansyah, saat ditemui di kantornya, Selasa (6/6).

Dalam OP ini, rencananya akan dimulai bersamaan dengan pasar murah. “Pasar murah kita mulai juga besok (hari ini, red) di Lapangan Baruna, Panjang. Kalau untuk OP kita launching juga di Pasar Panjang, diikuti dengan seluruh pasar tradisional di Bandarlampung,” kata dia.

Operasi Pasar ini, sambung dia, berkat kerjasama Pemkot Bandarlampung dengan Bulog Lampung. “Pemkot memfasilitasi sarana dan prasarana dengan cara menyediakan ruko untuk berdagang, jadi stok sembako kita simpan untuk dijual dihari-hari berikutnya, karena kita lakukan OP setiap hari,” beber dia.

Mantan Kabag Pemerintahan ini mengungkapkan, dari 10 pasar tradisional yang ada, hanya 7 pasar yang siap, diantaranya Pasar Pasir Gintung, Pasar Tamin, Pasar Way Halim, Pasar Panjang, Pasar Kangkung, Pasar Cimeng dan Pasar tugu.

“Kalau 3 Pasar yang tidak siap untuk digelar OP diantara Pasar Bawah karena kondisinya memang tidak memungkinkan, Pasar Bambu Kuning karena kondisinya dipasar ini khusus untuk berjualan pakaian dan Pasar Smep pembangunannya belum selesai hingga kini,” tutur dia.

Adapun sembako yang dijual pada OP ini adalah seperti bawang putih, bawang merah, minyak goreng, gula pasir dan beras. “Stok kita tak terbatas, harganya juga dibawah harga eceran, selain itu, pedagang juga bisa membeli pada OP jika stok yang ada telah habis. Jadi untuk spekulan jangan harap bisa menimbun sembako, karena kita telah menyediakan sembako dengan stok yang tak terbatas,” imbuh Sahriwansyah.(Jef)