. . .

Gedung SDN-3 Panaragan Jaya Ambruk, Ketua FKPM: Kami Minta Perhatian Khusus Pemkab Tubaba.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGA.
Gajah didepan mata tak nampak, Semut diseberang lautan terlihat. Itulah pepatah yang patut di sematkan kepada Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, atas kondisi ‎memperihatinkan Sekolah Dasar Negeri-3 (SDN-3) Kelurahan Panaragan jaya Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tubaba kala ini.

Betapa tidak, disaat gencar-gencarnya Pemerintah RI untuk terus memajukan duni pendidikan setara nasional dari sabang hingga maraoke. Kendati demikian, ‎masih ‎didapat gedung yang menjadi wadah pendidikan dasar itu, berdiri di jantung ibu kota Tubaba, nyaris ambruk termakan jaman. ‎

‎Menurut Ketua Komite SDN-3 Setempat, juga Ketua Forum Komunikasi Pemuda Mandiri (FKPM) Tubaba Agus Tomi, menegaskan. Sekitar pukul 11:00 Wib (6/9/2018) dirinya sedang berada di sekolah tersebut, saat itu situasi angin bertiup kencang yang mengakitabkan atap berikut pelapon nya ambruk, beruntung seluruh siswa-siswi dapat menyelamatkan diri dan tidak ada korban.

” itu ruangan kelas IV, setahu saya sekolah tersebut telah berdiri sejak tahun 1986 dan hingga kini belum pernah tersentuh oleh pemkab Tubaba. Saya minta kepada Pemkab pun dinas pendidikan dapat memperhatikan keadan sekolah ini demi keberlangsungan pendidikan anak, apalagi keberadaanya dijantung ibu kota.” Kata Agus tomi saat di hubungi Translampung.com via telpon pada (6/9) pukul‎ 14:30 Wib.

Lanjut dia, sekolah setempat dikepalai oleh Fatma suri.,S.Pd, selama ini pihak pun jajaran sekolah telah berupaya melakukan rehabilitas pada gedung tersebut menggunakan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), namun akibat keterbatasan anggaran pihak sekolah hanya mampu berharap ada tindakan dari pemerintah.

” Pihak sekolah telah berbuat sebatas melakukan perehapan gedung menggunakan atap seng, plapon triplek. namun selain termakan usia  material bangunan itu telah lapuk termakan zaman.” Imbuhnya. (Dirman)
 

error: Content is protected !!