. . .

Final Persija Vs Persib Digelar di Bali

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA, FIN – Dua tim sepak bola usia muda, Persija Jakarta U-19 dan Persib Bandung dipastikan akan berjumpa di babak final Liga 1 Indonesia U-19. Hasil itu setelah keduanya berhasil memastikan diri melangkah ke babak akhir dengan mengalahkan lawan-lawannya di babak semifinal.

Persib sebagai tim pertama yang berhasil meraih tiket babak final tersebut. Tim Masung Bandung junior itu sukses melaju ke babak final usai mengalahkan Borneo FC dengan skor 3-1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Kamis (15/11) lalu.

Dua gol Persib dicetak Beckham Putra Nugraha dan satu gol lainnya oleh Ilham. Sementara Borneo hanya mampu membalas satu gol lewat Ulul Azmi.

Di hari berikutnya, tepatnya pada Jumat (16/11) lalu di tempat yang sama Persija berhasil menumbangkan Barito Putera lewat drama adu penalti 8-7 usai bermain imbang dengan skor 2-2.

Sebelumnya, duel babak final antara Persija menghadapi Persib itu bakal berlangsung Minggu (18/11) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Namun sayang, jadwal dan tempat pertandingan mengalami perubahan. Keputusan perubahan laga final kompetisi kategori usia muda tersebut diputuskan oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) setelah melakukan koordinasi dengan pihak panitia pelaksana (panpel) pertandingan dan aparat keamanan setempat yang melahirkan tidak dikeluarkannya izin pertandingan tersebut.

Setelah menunggu, akhirnya PT LIB selaku operator kompetisi sepak bola di Tanah Air memutuskan bahwa partai puncak kompetisi kategori usia muda itu akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Senin (26/11) malam.

“Sebenarnya kami memiliki dua opsi, yakni Bali dan Magelang. Namun pada akhirnya kami memutuskan memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali karena lebih siap menggelar pertandingan,” terang Ketua Panpel Final Liga 1 U-19 2018, Barry Timothy seperti keterangan tertulis yang diterima Fajar Indonesia Network (FIN), Rabu (21/11) kemarin.

Barry menjelaskan, sebelum digelar pertandingan final, ditempat yang sama juga akan digelar pertandingan untuk memperebutkan tempat ketiga yang mempertandingkan antara Borneo FC menghadapi Barito Putra. “Sebelum laga final juga akan digelar laga perebutan tempat ketiga pada sore harinya,” tambahnya.

Guna menjalankan rencana pertandingan tersebut, PT LIB juga juga telah mengirimkan surat kepada manajemen klub peserta babak final dan perebutan tempat ketiga Liga 1 U-19 dengan surat bernomor 357/LIB/XI/2018 tertanggal 19 November 2018.

“Sehubungan dengan telah berakhirnya babak semifinal kompetisi Liga 1 U19 2018 dan pelaksanaan babak final dan 3rd (perebutan peringkat ketiga) place playoff Liga 1 U1-9 2018 serta setelah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, bersama ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyampaikan bahwa babak final dan 3rd place playoff Liga 1 U-19 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 26 November 2018 bertempat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar,” tulis surat PT LIB yang ditandatangani Risha Adi Widjaya selaku CEO PT LIB.

Dalam surat itu juga menjelaskan bahwa pertandingan perebutan peringkat ketiga antara Borneo FC kontra Barito akan mulai kick off pada pukul 15.30 WITA. Sedangkan partai final akan digelar pada pukul 19.30 WITA.

Sub Judul: Liga 1 Raih Peringkat Ketiga Best Developing Football League of the Year

Sementara itu, PT LIB juga mengumumkan bahwa kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 mendapatkan apresiasi yang membanggakan dengan meraih medali perunggu atau peringkat ketiga di kategori Best Developing Football League of the Year.

Pada penghargaan yang digagas oleh AFC yang bekerjasama dengan SPIA (Sports Industry Awards) itu, kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu kalah dari India yang berada di peringat kedua dan Vietnam yang menduduki peringkat pertama.

Meski demikian, hasil itu sangat membanggakan untuk Indonesia. Pasalnya sebelumnya, AFC dan SPIA mengumumkan bahwa Indonesia masuk dalam 10 besar di kategori Best Developing Football League of the Year. Di kategori tersebut, kompetisi Liga 1 2018 bersaing dengan Philippines Football League (Filipina), Singapore Premier League (Singapura), V.League 1 (Vietnam), I-League (India), Bhutans National League (Bhutan), Guams Soccer League (Guam), Al-Manaseer Jordanian Pro League (Yordania), Top Liga (Kyrgistan), dan Tajik League (Tajikistan).

Dalam penentuan peringkat di kategori tersebut, ada 11 penilian yang dilakukan oleh AFC dan SPIA. Secara umum, penilaian itu meliputi management administration, financial performance, competition, marketing promotion and media communications.

Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Paling tidak, penghargaan ini sebagai bukti sahih bahwa dunia internasional telah mengakui bagaimana eksistensi Go-Jek Liga 1 2018 selama ini. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang lebih bagus buat perkembangan kompetisi sepak bola di Indonesia berikutnya, terang CEO PT LIB, Risha Adi Widjaya.

Selain itu , perwakilan AFC yang hadir di malam penghargaan tersebut menerangkan bahwa penentuan tiga terbaik di kategori Best Developing Football League of the Year berdasarkan akumulasi jumlah total dari perhitungan per poin di tiap penilaian. Dengan demikian, penentuan peringkatnya terbilang obyektif.

Meski begitu, kami tidak bisa menyebutkan siapa saja juri atau tim penilai di tiap kategori. Namun kami pastikan setiap kategori, ada lima juri yang kompeten di bidangnya masing-masing. Selamat buat sepak bola Indonesia, jelas Eric M. Gootschalk, penggagas acara tersebut. (Gi/FIN)

error: Content is protected !!