. . .

FH Unila Gelar Seminar Nasional Tentang Kelautan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Fakultas Hukum Universitas Lampung (FH Unila) menggelar seminar nasional tentang kelautan. Adapun tema yang diangkat pada semnas tersebut yakni “kebijakan negara dalam bidang kelautan dan perikanan di era otonomi daerah”.

Narasumber yang mengisi materi menurut Ketua Pelaksana Budiyono saat ditemui Tribun Lampung di Swiss-Belhotel, Kamis (11/10) diantaranya Kepala Badan Kemanan Laut (Bakamla) RI Irjen Pol Abdul Gofur.

Lalu, Prof Melda Kamil Ariando akademisi Universitas Indonesia, A Tabroni dari Serikat Nelayan Indonesia (SNI) dan Prof Heryandi mantan Dekan FH Unila.

Seminar ini sangat penting bagaimana upaya masyarakat termasuk mahasisiwa sebagai agen perubahan untuk menjaga kelautan dibumi ruwai jurai ini.

Karena garis pantai Lampung sangatlah luas, jadi siapapun wajib menjaganya dari gangguan keamanan pihak lain.

Peserta seminar yang datang yakni dari mahasisiwi hingga dosen fakultas hukum diberbagai kampus.

Perlu diketahui bahwa sekarang ini banyak sekali ilegal fishing. Banyak sekali ikan yang dicuri oleh bangsa lain dan jangan sampai terekploitasi laut ini

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia Irjen Pol Abdul Gofur mengatakan bahwa sangatlah banyak kejahatan yang ada di laut.

Harusnya memerangi bidang kelautan ini bukan saja tugas polisi, melainkan semua masyarakat harus menjaganya.

Karena laut ini merupakan salah satu sumber devisa negara yang seyogyanya perlu dijaga.

Apalagi negara Indonesia ini sebagai poros maritim dunia, maka diharapkan harus ada kepastian hukum untuk menjaga kedaulatan bidang kelautan.

Menurutnya saat ini sangat lemah aturan hukumnya dan masyarakat sangatlah berperan dalam menjaga keamanan laut ini.

Sementara itu, Prof Melda Kamil Ariando akademisi Universitas Indonesia mengatakan bahwa laut bukan hanya mencari ikan saja.

Akan tetapi laut ini merupakan sumber daya hayati yang perlu dijaga dan sebagai alat navigasi.

Serta laut ini merupakan sumber penelitian ilmiah yang ada di laut dan harus dijaga.

“Kita harap kepada masyarakat harus bersama menjaga laut dari ancaman pihak lain,” katanya. (jef/hkw)