. . .

Festival Kopi Lampung Barat Sangat Meriah

image_print

Dessy Romas: Butuh Komitmen Sejahterakan Petani Kopi

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG BARAT – Puncak acara yang menjadi salah satu Hajat Besar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat adalah Festival Kopi Kabupaten Lampung Barat Tahun 2018 sangat meriah dengan bintang tamu artis ibu kota Anisa Bahar dan juga di meriahkan dengan arak-arakan serta disambut dengan tari-tarian adat Lampung dan di hadiri ribuan warga Lampung Barat, yang di buka di Pekon Gunung Kecamatan Air Hitam, Sabtu malam (21/7) sekitar pukul 19.00 Wib.

Meski cuaca dingin dan sebagian halaman tempat kegiatan digenangi air karena hujan cukup deras pada menjelang petang sebelum semonial dimulai, tak menyurutkan warga berduyun-duyun meramaikan Festival Kopi.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Lampung Dessy Romas, secara simbolis meresmikan Festival Kopi, menyambut baik kegian digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Pihaknya menyampaikan Festival Kopi merupakan salah satu upaya lebih mengenalkan Lampung Barat sebagai penghasil kopi kepada dunia. Langkah ini diharapkan ke depan akan meningkatkan perekonomian yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para petani kopi.

“Selama ini, kita kurang membranding kopi. Belum ke Lampung rasanya kalau belum ke Lampung barat,” ujarnya.

Mengembangkan kopi tidak sebatas meningkatkan kualitas dan produksi kopi. Tetapi menjadikan Lampung Barat sebagai agrowisata yang menarik bagi para wisatawan lokal maupun asing, akan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Tentunya dibutuhkan komitmen bersama antara masyarakat, pengusaha dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

“Inilah wujud sinergi pemerintah, petani bersama pelaku bisnis. Kita perlu memiliki komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menyampaikan sejalan dengan misi 3 kabupaten lampung barat yaitu meningkatkan perekonomian yang berorientasi pada agro-bisnis dan agro-wisata berbasis sumberdaya lokal, dengan salah satu sasarannya adaalah meningkatnya pertumbuhan produk domestik regional bruto subsektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian, subsektor perkebunan cukup mendapat perhatian karena sub sektor perkebunan di kabupaten Lambar memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian daerah yang ditunjukkan dengan kontribusi yang cukup besar terhadap produk domestik regional bruto kabupaten lampung barat.

Selanjutnya dalam upaya pengembangan perekonomian daerah pada subsektor perkebunan, kabupaten lampung barat telah menetapkan beberapa kawasan strategis diantaranya kawasan agropolitan yang didukung oleh klaster industri kopi, pengembangan agro teknopark kopi, kelembagaan spirit coffee dan agrowisata kampung kopi.

Kemudian bupati juga menyebutkan selama ini posisi tawar petani kopi di daerahnya sangat rendah saat berhadapan dengan pembeli kopi. Utamanya berkaitan dengan harga.

“Informasi terbatas, posisi tawar petani rendah akses. Sistem informasi produk perkebunan unggulan penting. Kita siapkan program peningkatan pascapanen dan kelompok tani. Saatnya rantai tata niaga agar lebih pendek,” ujarnya.

Selanjutnya untuk Masalah peremajaan pohon kopi yang usianya sudah cukup tua menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan produksi atau panen kopi. Kemudian untuk Akses pembiayaan penting juga sebab permodalan sangat bantu, kemitraan dengan petani butuh yang solid, agar bisa saling menguntungkan.

Kemudian dilaksanakan peninjaun Pameran Produk UMKM kopi dan Produk lainnya pameran tersebut diikuti oleh UMKM se Provinsi Lampung yang memamerkan produk-produk olahan kopi bahkan ada yang datang dari Provinsi tentanga Bengkulu Sumsel dan Sumut. (rls/hkw)