. . .

Elpiji Langka, Salahkan SPBE

image_print

TRANLAMPUNG.COM, PALOPO-Pangkalan dan pengecer elfiji 3 kg di Tana Luwu mengalami kekosongan stok. Pasokan dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan agen terbatas.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Palopo, Zulkifli mengatakan, kurangnya pasokan elpiji karena dua SPBE di Palopo juga melayani pemasokan ke Marowali dan Marowali Utara, Sulawesi Tengah.

”Selama ini, dua SPBE hanya melayani pengisian gas subsidi yang dipasok ke Tana Luwu dan daerah lainnya di Sulsel. Saat ini mereka tambah layanan pengisian ke daerah Sulteng ini, ”kata Zulkifli, Rabu, 29 Agustus.
Bahkan, layanan pengisian memprioritaskan dari dua daerah di luar Sulsel itu. ”Wali Kota sudah melakukan sidak ke dua SPBE. Kita temukan penyebab utamanya,” jelas Zulkifli.

Dia meminta pihak SPBE memperhatikan pasokan elpiji ke masyarakat. Kalau perlu, petugas dilemburkan. Selain itu kata dia, pasokan dari Pertamina juga terhambat karena jalan nasional banyak rusak.
”Kelangkaan tidak hanya di Kabupaten Luwu. Tapi juga di daerah lain. Termasuk Makassar,” Kepala Dinas Perdagangan Luwu, Wahidah. Dia curiga ada permainan sehingga gas elpiji langka.

Apalagi jarak antara daerah Luwu dengan SPBE sangat jauh. Wahidah menduga jatah Luwu dibawa ke luar Sulsel.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Luwu Timur, Andi Tenriawaru menyampaikan jatah elpiji ke daerahnya tetap. “Penyebab langka karena pengisian di depot Palopo tidak maksimal,” kata Tenriawaru. (shd/sah)