Edan Banyak Baja Tidak Sesuai SNI Beredar. Hati-hati jika membeli

0
384
views

translampung.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta masyarakat mewaspadai maraknya peredaran baja yang tidak sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI). Baja seperti itu sangat berbahaya untuk pembangunan sektor properti maupun konstruksi karena kekuatannya tidak terjamin.

’’Saya mengimbau masyarakat menjadi konsumen cerdas yang bersikap kritis sebelum membeli dan mengonsumsi barang dan jasa yang dijual di pasar serta hanya membeli barang dan jasa yang memenuhi ketentuan,’’ tutur Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Syahrul Mamma Kamis (14/4).

Dia menduga, banyak produk baja tidak ber-SNI yang beredar di pasaran. Misalnya, yang ditemukan di pergudangan milik beberapa perusahaan swasta. ’’Kami mengamankan 34.847 batang produk baja tulangan beton (BjTB) yang ditengarai tidak sesuai dengan persyaratan SNI wajib,’’ terangnya.

Syahrul menyebutkan, baja tidak ber-SNI tersebut ditemukan di dua tempat. Yaitu, pergudangan milik PT Srijaya Steel di Tangerang Selatan dan CV Gema Suplaindo di kawasan Ruko Mutiara, Cengkareng Timur, Jakarta. ’’Pelaku usaha seharusnya makin memahami dan mematuhi ketentuan perundang-undangan. Ke depan, tidak boleh ada lagi produk seperti itu,’’ tegas dia. (tnn)

LEAVE A REPLY