Durhaka, Anak di Tanggamus Pukuli Orangtua lantaran Sebatang Rokok!

0
434
views
DIRAWAT PETUGAS MEDIS: Sgm (60) dirawat petugas medis RSUD Islamic lantaran wajahnya terluka parah, akibat dipukuli Swd (25) yang tak lain adalah darah-dagingnya sendiri. (Foto: IST)

 

PEMKAB DIHARAPKAN DIRIKAN RUMAH REHABILITASI MENTAL

translampung.com, TANGGAMUS – Seorang pemuda di Kabupaten Tanggamus berinisial Swd (25) dengan brutal tega menghajar orangtua kandungnya hingga babak-belur. Ironisnya, perbuatan keji pria asal RT 008 RW 004 Jalan Harapan, Kelurahan Pasarmadang, Kecamatan Kotaagung itu diduga dipicu perkara enteng, yaitu sebatang rokok.

JADI KORBAN KEBRUTALAN ANAK: Inilah Sgm (60) beserta istrinya Tur (59) yang tadi pagi menjadi korban kebrutalan anak kandung mereka Swd (25) hanya karena sebatang rokok. (FOTO: IST)

Pasangan suami istri (pasutri) Sgm (60) dan Tur (59) yang menjadi korban kebrutalan darah dagingnya sendiri lantaran sebatang rokok, kontan menghebohkan warga. Keduanya lantas dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Islamic Center Kotaagung. Peristiwa menggemparkan itu terjadi tadi (6/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Salah seorang tetangga korban yang berhasil dimintai keterangan saat di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Islamic menyebutkan, sekitar pukul 10.00 WIB terdengar suara gaduh dari dalam rumah Sgm. Rupanya suara gaduh itu berasal dari Swd yang mendadak mengamuk dan dengan brutal memukuli ibunya (Tur).

“Lalu Pak Sgm yang tadi sedang sarapan, berlari menghampiri istrinya yang sedang dihajar anak mereka. Maksudnya mau melerai, tapi dia (Sgm) justru ikut jadi korban. Orangtua pelaku luka cukup parah dan bersimbah darah,” beber pria yang mewanti-wanti agar namanya tak disebutkan dengan alasan keamanan.

Narasumber menerangkan, Swd memang diketahui dan diduga mengidap gangguan mental. Tadi pagi, pelaku meminta Tur (ibu) untuk membelikan rokok untuknya di sebuah warung tak jauh dari rumah mereka. Entah apa sebabnya, Swd menghajar dan memukuli ibunya hingga babak-belur tanpa belas-kasih.

Terpisah, pernyataan cukup mengejutkan terlontar dari Ketua RT 008 Kelurahan Pasarmadang Aco Masiga. Tanpa tedeng aling-aling, Aco menyatakan kejadian menghebohkan seperti itu sudah sering terjadi. Sehingga dia sama sekali tidak kaget lagi, mendengar laporan warga yang sudah resah dengan perilaku Swd yang makin hari makin jadi.

“Saya mengharapkan, Pemkab Tanggamus memberikan perhatian khusus terhadap orang seperti Swd ini. Khususnya ada tempat penampungan untuk orang seperti dia. Pemerintahlah yang seharusnya menyediakan tempat khusus untuk orang seperti Swd. Karena masyarakat sudah benar-benar resah dengan perilaku Swd yang sering bertindak di luar akal sehat manusia,” tandas Aco. (ayp)