. . .

Dukung Program Jokowi -Ma,ruf Amin Almacida Bertekat Kawal Sampai Ke Desa- Desa Di Provinsi Lampung

image_print

TRANSLAMPUNG.COM – BANDAR LAMPUNG- Aliansi Masyarakat Cinta Damai (Almacida) Lampung bertekat mengawal dan mengawasi pelaksanaan program kerja pasangan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Lima tahun kedepan.

Hal ini di ungkapkan oleh ketua umum Almacida lampung Bahroji saat mengadakan konferensi pers yang di laksanakan di Bandar Lampung, Sabtu (15/6/19).

“Ya,Almacida saat ini berangotakan hampir 20 ribu anggota yang ada di 15 kabupaten kota di provinsi lampung ini, siap mendukung program bapak Jokowi -Ma’ruf Amin pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia agar bisa mempercepat pembangunan Indonesia,”kata Baroji.

Menurut bahroji bahwa Jokowi-Ma’ruf menang di Lampung dengan total suara 2.853.585 (59.34%) mengalahkan Prabowo-Sandiaga 1.955.689 (40.66%) adalah  kemenangan Rakyat Lampung yang cinta damai. Untuk mengisi perdamaian di Lampung maka Kemenangan Jokowi-Ma’aruf harus segera bermanfaat bagi rakyat Lampung.

“Dengan demikian perdamaian harus segera diisi dengan pembangunan nyata yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kemenangan Jokowi kita harus bisa mempercepat pemerataan kesejahteraan rakyat sampai di desa-desa seluruh Lampung,” tegasnya.

Lebih lanjut anggota DPRD terpilih asal kabupaten Lampung Tengah ini menjelaskan bahwa pengawalan yang akan dilakukan dalam 5 tahun kedepan yaknidengan memastikan semua program Jokow disemua bidang dinikmati langsung oleh seluruh rakyat. Karena selama 5 tahun terakhir program-program Jokowi sudah berjalan tetapi belum sampai dirasakan seluruh rakyat.

“Nah kita ketahui desa-desa terpencil di Lampung. Masih banyak gizi buruk. Anak tidak sekolah. Jalan rusak. Orang jadi TKI karena tidak ada pekerjaan. Tanah rakyat dirampas dan berbagai persoalan rakyat lainnya,” paparnya.

Untuk itu kata  Baroji Almacida akan mengawal dan mengawasi pelaksaan Program Presiden Jokowi yang akan fokus pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia agar bisa mempercepat pembangunan Indonesia.

“Dalam waktu lima tahun kedepan, tidak boleh lagi ada rakyat Lampung yang tidak sekolah, karena pemerintah Jokowi telah memberikan dana dan fasilitas yang cukup untuk semua anak Indonesia sekolah sampai kuliah berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Cari, temukan dan laporkan kalau ada anak tidak bisa sekolah,” tegasnya.

Ia menegaskan juga tidak boleh adalagi rakyat sakit dan mati karena karena tidak punya uang untuk ke puskesmas dan rumah sakit karena pemerintahan Jokowi telah menyediakan dana dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk seluruh rakyat.

“Tidak boleh lagi ada gizi buruk dan gizi kurang di seluruh Lampung, tidak tertangani oleh pemerintah. Cari, temukan dan laporkan kalau ada pasien tidak bisa berobat,” tegasnya.

Ia juga menegaskan agar semua orang miskin dan orang tidak mampu dipastikan mendapatkan jatah Program Harapan Hidup (PKH) yang telah disediakan oleh kementerian sosial.

“Jangan ada lagi orang miskin dan tidak mampu yang tidak mendapatkan perhatian dan fasilitas PKH dari pemerintah. Mereka harus mendapatkan tempat tinggal yang layak dialiri listrik dan cukup makan yang bergizi. Cari dan laporkan jika masih ada yang belum mendapatkan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan agar rakyat mengawal program penuntasan reformasi agraria yang sudah berjalan selama 5 tahun terakhir.

“Jangan ada lagi rakyat yang belum mensertifikasikan tanahnya. Semua tanah yang terlantar harus dimanfaatkan oleh rakyat untuk berproduksi meningkatkan kemakmuran bersama,” tegasnya.

Selain itu juga lanjut Baroji bahwa Almacida  juga akan mengawal program Dana Desa dengan memastikan semua desa di Lampung memiliki embung desa, memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), memiliki lapangan olahraga, dan produksi unggulan desa. Ia mengingatkan Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2018 yang mengatur penggunaan Dana Desa agar segera diwujudkan.

“Seluruh rakyat desa harus sehat. Seluruh anak desa harus bisa sekolah setinggi-tingginya. Seluruh rakyat harus terlibat dalam pembangunan desa. Seluruh desa harus terkoneksi dengan dengan kota dan memiliki sarana transportasi desa. Seluruh desa harus ada produksi unggulan dan pasarnya yang pasti meningkatkan kesejahteraan rakyat. Seluruh desa harus ada program kebudayaan dan menjadi desa wisata,” pungkasnya (*/ydn).

error: Content is protected !!