. . .

Dugaan Realisasi Dana Bansos PC-NU, Inspektorat: Jika Terbukti Rekomondasikan Kepihak Penegak Hukum

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.‎
Terkait dugaan penyimpangan realisasi Dana Bantuan Sosial (Bansos)‎ Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, terhadap PC-NU Kabupaten setempat sejak 2009-2019.  Jika terbukti Inspektorat rekomondasikan kepada pihak penegak hukum.

‎Hal tersebut diungkapkan kepala Inspektorat Tubaba didampingi Irban 1 Irawan mengatakan. Pihaknya akan segera melakukan pemanggilan  terhadap BPKAD guna melakukan koordinasi terkait pengeluaran dana Bansos pemkab terhadap PC-NU tersebut.

” Kami baru mengetahui ikhwal itu dari pemberitaan hari ini (18/7/2018) nanti pada hari senin mendatang (23/7/2018) kita akan memanggil terlebih dahulu pihak BPKAD untuk koordinasi kebenaran dana Bansos tersebut, jika benar ada penyimpangan oleh terduga pelaku maka kami pun segera memberikan rekomondasi ke pihak penegak hukum untuk mendalaminya.”‎ Kata Irawan saat dihubungi Translampung.com Via telpon pada (18/7/2018) pukul 13:10 Wib.

‎Diberitakan sebelumnya. Menurut ‎Ketua PC-NU H.Sugito AS saat dijumpai dilokasi Kompleks islamic center kelurahan panaragan jaya Tulangbawang Tengah mengatakan. Dirinya memimpin PC-NU terhitung sejak 2009-2019 yang saat ini akan segera digelar konfrensi cabang (Konfercab) untuk pemilihan ketua PC-NU yang baru.

” Sebenarnya  masa kepemimpinan saya habis hingga‎ 2019 mendatang, namun karena saya akan ikut menjadi Calon Legislatif (Caleg) terpaksa harus mengundurkan diri dari ketua PC-NU, terkait bantuan sejak 2009 sampai 2017 PC-NU semasa kepemimpinan saya belum dan tidak pernah mendapat bantuan dana sosial (Bansos) dari Pemkab Tubaba, baru tahun 2018 ini kami mendapatkan bantuan dana hibah sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan kantor PC-NU di Tiyuh Tirta makmur, dan saat ini dana tersebut telah kami ambil tahap pertama Rp 60 juta sementara sisanya Rp 40 juta akan di tarik kembali pada tahap kedua.” Kata Sugito seusai mengikuti acara manasik haji pada (2/7/2018) beberapa waktu lalu.

‎Lanjut dia, terkait pembangunan Kantor PC-NU di Tiyuh Penumangan Baru Tulangbawang Tengah tidak sedikitpun menggunakan dana Bansos Pemkab Tubaba, sebab dana pembangunan tersebut didapat dari swadaya jama’ah Nahdatul Ulama (NU).‎

‎Menurut satudiantara staf BPKAD yang enggan disebutkan namanya menguraikan. Sepengetahuan juga bedasarkan data amplikasi catatan seluruh transaksi keluar masuk dana keuangan yang melalui BPKAD itu ril adanya secara rinci.

‎” Data dana hibah PC-NU yang ada dalam arsip saya sejak 2010-2018 dengan rincian sebagai berikut, pada tahun 2010 pemkab tidak menghibahkan dana bansos, sementara pada 2011 barulah Pemkab menghibahkan dana  sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan kantor PC-NU di Tiyuh Penumangan, Rp 10 juta untuk turnamen bola voli SLTA ikatan pelajar NU, dan  Rp 10 juta untuk kegiatan Halagoh dan baksos dalam rangka hari lahir NU.‎” Katanya saat dihubungi melalui telpon selulernya pada (16/7/2018) pukul 16:45 Wib beberapa waktu lalu.‎

‎Lanjut dia, pada tahun 2012 Pemkab Tubaba kembali menghibahkan dana bansos Rp 20 juta untuk kegiatan operasional PC-NU, tahun 2013 ‎Rp 10 juta untuk peringatan hari lahir NU Tubaba ke 78, dan untuk giatan koperasi serba usahaa pemberdayaan warga NU Rp 10 juta.

” Tahun 2014 NU  tidak mendapatkan dana bansos, sedangkan pada tahun 2015 barulah PC-NU mendapat kembali bansos Rp 10 dan RP 15 juta, sementara tahun 2016 dan 2017 pemkab tidak menghibahkan dana bansos ke NU, setelah  2018 ini NU kembali mendapatkan Bansos sebesar Rp 100 juta untuk pembangunan Kantor NU di Tirta makmur  yang saat ini telah di cairkan sebesar Rp 60 juta tahap pertama, sedangkan tahap kedua Rp 40 belum di mereka caikan.” Imbuhnya (Dirman)