Dua Titik Plat Beton Penyangga Retak

DPRD Bakal Tinjau Fly Over

TRASLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Belum lama di resmikan Proyek flyover di Jalan Pramuka -Indra Bangsawan, senilai Rp35 Milyar saat ini  mengalami keretakan dibeberapa bagian, setidaknya ada dua titik kerusakan plat beton penyangga lantai flyover berukuran 1×1 meter berbentuk segi empat.

Keretakan banguna itu terjadi pada plat pertama yang patah, dan posisi plat agak turun, sedangkan titik kedua hanya mengalami keretakan.

Ditemui dilokasi, Pengamat Transportasi dari Universitas Lampung, Dwi Harianto, mengatakan, keretakan tersebut memang belum berpengaruh signifikan terhadap kondisi flyover Pramuka tersebut.

Namun jika tidak segera diperbaiki, pasti akan sangat berpengaruh terhadap tulang penyangga jembatan layang tersebut.

“Harus segera diganti, kalau dibiarin nanti tulang penyangga malah bisa retak, dan itu malah berbahaya untuk kendaraan maupun pengguna jalan,” ujarnya kepada awak media ketika memonitor retakan tersebut, Selasa (13/3).

Menurut Dwi, plat kurangnya fungsi kontrol pada pengerjaan jembatan layang tersebut, menjadi penyebab bahan baku (plat) flyover mudah retak. Pengejaran flyover juga diindikasi dilakukan secara terburu-buru dan mengabaikan kualitas.

“Ya platnya itu kan beli diluar, sama kontraktor, nah monitoringnya kurang kuat, sehingga kualitasnya tidak bagus,” katanya.

Menaggapi masalah tersebut ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Wahyu Lesmono, mengatakan bahwa dirinya belum bisa banyak komentar terkait permasalahan tersebut lataran dirinya dan pihak komisi III DPRD baru mengetahui informsi dari awak media serta belum melakukan sidak di lapangan seperti apa kejadianya.

“Saya tidak mau komentar banyak karena pihak komisi III belum melihat kejadian itu seperti apa mungkin dalam waktu dekat kalau tidak besok atau lusa kita akan terjun melakukan sidak dilapangan,” tegasnya

Diketahui Tim Forum Lalu Lintas yang terdiri dari Satlantas Polresta Bandarlampung, Dinas Perhubungan, Dinas pemukiman dan Perumahan yang melakukan sidak ke lokasi untuk memantau kerusakan tersebut. (*/ydn).

 

News Reporter