Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50559 Library:100131 in /var/www/vhosts/translampung.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1531 Dua Tim Disdukcapil Perekaman Mobile ke 16 Kecamatan -
Dua Tim Disdukcapil Perekaman Mobile ke 16 Kecamatan

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Demi kejar target jelang Pilkada Serentak 2018, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tanggamus membentuk dua tim untuk mobile (keliling) “jemput bola” perekaman di 16 kecamatan. Artinya dari dua tim perekaman keliling e-KTP itu, masing-masing tim akan menyisir 8 kecamatan.

Kepala Disdukcapil Tanggamus Syarif Husin mengatakan, tugas utama tiap tim adalah menerima panggilan layanan perekaman dari pekon-pekon.

“Jadi sebelum mengundang tim kami, pekon sudah lebih dulu menyiapkan warganya. Maka saat tim kami datang, warga sudah terkumpul dalam jumlah banyak. Sehingga layanan kami jadi masksimal,” ungkap Syarif, Jumat (9/3).

Ia mengaku, memang aparat pekon serta kecamatan dan para UPT Disdukcapil, sudah diperintahkan untuk arahkan warga agar berkumpul dalam satu titik untuk perekaman. Tujuannya, saat tim datang tidak ada warga yang tertinggal perekaman. Maka kesempatan pun jadi sia-sia. Camat dan kepala pekon juga yang menentukan lokasi-lokasi mana saja yang warganya banyak belum perekaman.

“Pastinya tim kami bersedia dipanggil di mana saja yang warga setempatnya banyak belum perekaman. Mereka akan terus keliling sampai akhir April nanti,” tegas Syarif.

Ia mengaku, hanya perekaman keliling pola yang paling efektif diterapkan untuk kejar target perekaman. Disdukcapil Tanggamus terpaksa menerapkan upaya “jemput bola”, sebab jika hanya mengandalkan kesadaran masyarakat, sangat berat. Lantaran selama ini, sebagian besar masyarakat hanya peduli untuk membuat KTP saat akan ada perlu. Bukan sebagai kebutuhan untuk memiliki identitas.

“Jadi selain di lokasi pekon, kami juga perekaman ke sekolah-sekolah. Hal itu sebagai antisipasi kalau nanti murid lulus, sudah perekaman. Sebab kalau nanti sudah lulus, mereka akan menyebar. Akan lebih susah lagi mengumpulkan untuk perekaman,” terang Syarif lagi.

Untuk keliling ke pekon-pekon di 16 kecamatan, dia menyebutkan, kedua tim menggunakan peralatan dari dinas. Sementara kendaraan yang dipergunakan tim, menyewa dari pihak lain. Karena peralatan yang ada di kantor kecamatan dan yang masih bisa berfungsi, harus tetap digunakan untuk pelayanan perekaman di kecamatan.

“Cuma cara seperti ini yang bisa kami jalankan untuk terus mengejar target (perekaman) sebelum tiba pencoblosan pilkada,” tutur Syarif.

Saat ini, capaian perekaman 371.882 jiwa dengan belum perekaman 71.992 jiwa atau persentasenya 84 persen dari warga wajib KTP 443.874 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk Tanggamus adalah 640.588 jiwa. (ayp)

 

 

News Reporter