. . .

Dua Terduga Pengedar Narkoba Diringkus Satnarkoba Polres Way Kanan 

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Jajaran Satuan Narkoba Polres Way Kanan berhasil meringkus dua orang terduga pengedar Narkoba jenis sabu di wilayah kampung suka maju kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan pada hari senin (10/09/2018).

Kedua terduga itu yakni berinisial Laki-laki JAE (21) dan Wanita SRU (24) yang merupakan warga Kampung Sukamaju Kecamatan Bumi Agung, mereka diringkus karena kedapatan memiliki narkotika yang diduga jenis sabu yang siap diedarkan di wilayah setempat.

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, melalui Kasat Narkoba IPTU Dwi Atma Yofi Wirabrata mengatakan bahwa satnarkoba Polres Way Kanan mendapatkan informasi dari masyarakat, di rumah milik seorang wanita berinisial SRU sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

“Mendapat informasi tersebut anggota satnarkoba melakukan penyelidikan, sehingga sekira pukul 14.30 WIB anggota melakukan pembelian terselubung (Undercover Buy) dengan memesan sabu dari seorang wanita berinisial SRU yang ada di rumah tersebut,” Kata Kasat Ketika di konfirmasi oleh Translampung.com, Rabu (11/09/2018).

Kasat menjelaskan, Pada saat berada dirumah pelaku,anggota yang melakukan penyamaran bertemu dengan SRU, lalu seketika ada seorang pria berinisal JAE tiba-tiba keluar dari dalam kamar mencoba melarikan diri, dengan sigap anggota pun langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan pelaku dirumah milik SRU.

“Hasil penggeledahan di badan JAE ditemukan anggota menemukan satu bungkus plastik klip yang didalamnya berisikan dua bungkus plastik bening yang berisikan kristal putih yang diduga sabu,” jelasnya.

Masih di tempat sama, Lanjut Kasat. saat penggeledahan didalam rumah pelaku SRU anggota Satnarkoba kembali menemukan tiga bungkus plastik klip ukuran sedang, satu bungkus plastik klip ukuran kecil berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti seberat bruto 5,3 gram lansung dibawa dan diamankan ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Dua pelaku dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun paling lama 20 tahun,”Pungkas nya. (migo)