. . .

Dua Terdakwa Dituntut Hukuman Mati

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Sulaiman (39) dan Sarkawi (37) hanya bisa tertunduk lesu. Itu setelah dua terdakwa kasus kepemilikan narkotika jenis daun ganja sebanyak 151 kilogram itu terancam hukuman mati.

Hal itu terungkap pada persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang dengan agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (15/3).

“Meminta kepada Majelis Hakim agar terdakwa dihukum dengan hukuman mati,” kata JPU Irfansyah di hadapan Majelis Hakim.

Dalam persidangan ketiga , Irfan menjatuhkan pasal terhadap keduanya dengan Pasal 111,114 dan 132 ayat 1 UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. Usai menggelar sidang, kedua terdakwa keluar ruangan dengan langkah gontai.

Diketahui, kedua terdakwa merupakan bandar narkoba. Sulaiman alias Leman dan Sarkawi  adalah warga Natar, Lampung Selatan. Kejadian berawal pada Jumat (18/8) pukul 09.00 WIB. Saat itu, Leman mengajak Sarkawi bertemu di bundaran Rajabasa, Bandarlampung dan menawarkan pekerjaan kepada Sarkawi untuk mengambil dan menyimpan paket ganja dari Aceh dengan upah sebesar Rp100 ribu/paket apabila paket ganja tersebut berhasil dijual.

Sarkawi pun menerima pekerjaan tersebut, lalu pada pukul 16.00 WIB, Sarkawi menerima informasi dari Leman melalui telepon bahwa ada mobil yang berisi ganja kering akan sampai sekitar pukul 18.00 WIB. Setelah mendapat informasi tersebut, Sarkawi menghubungi rekannya Juli (DPO) untuk membantu terdakwa menyimpan ganja tersebut.

Kemudian, Sarkawi diperintahkan Leman untuk menunggu sebuah mobil datang di jembatan depan Islamic Center, Rajabasa, Bandarlampung. Setelah bertemu, Sarkawi mengarahkan mobil yang membawa ganja tersebut ke sebuah gudang di Jalan Padat Karya, Kampung Lingsuh, Kelurahan Rajabasa, Bandarlampung. Setelah mobil sampai di lokasi, sudah ada Juli yang menunggu. Lalu Sarkawi dan Juli menurunkan 4 buah kardus yang berisi daun ganja.

Sehari kemudian, tempat penyimpanan ratusan daun ganja asal Aceh itu, berhasil dibongkar oleh aparat Satresnarkoba Polresta Bandarlampung. Sarkawi tertangkap, sedangkan Juli berhasil melarikan diri.

“Di lokasi, polisi menyita tiga buah kardus berisi 40 paket besar ganja kering, satu buah kardus berisi 22 paket besar ganja kering, satu karung berisi dua paket besar ganja dengan berat kotor keseluruhan 151 kilogram. Kemudian, polisi melakukan pengembangan, dan akhirnya Leman ditangkap saat sedang duduk di salah satu Masjid di daerah Rajabasa,” jelas JPU. (adm/gus/tnn)