DRPM Ristekdikti Ungkap Naikan Klaster Lembaga Penelitian Perguruan Tinggi

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG–Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRPM) Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Prof. Ocky Karna Radjasa mengungkapkan tips untuk menaikan klaster lembaga penelitian perguruan tinggi. Hal itu ia bahas saat menjadi keynote speaker dalam Workshop dan Klinikal Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, kemarin (6/3).

“DRPM Ristekdikti melakukan evaluasi kinerja lembaga penelitian perguruan tinggi se-Indonesia per periode (3 tahun) untuk menentukan klaster. Terdapat 4 komponen evaluasi meliputi Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen penelitian, luaran penelitian, dan revenue generating,” ujarnya.

Prof. Ocky menerangkan, komponen evaluasi SDM meliputi peningkatan kualitas dan kuantitas peneliti, dana dari DRPM dan non DRPM, serta fasilitas penunjang. Komponen evaluasi manajemen penelitian meliputi kelembagaan, standar prosedur, dan kegiatan forum ilmiah baik seminar, workshop, atau lainnya.

Lanjutnya, untuk luaran penelitian bisa berupa publikasi di jurnal, menjadi pemakalah dalam forum ilmiah, mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), maupun membuat buku ajar atau buku referensi. Sementara revenue generating meliputi kontrak kegiatan dan unit bisnis.

“Agar lembaga penelitian perguruan tinggi bisa naik klaster, maka 4 kriteria penilaian tersebut harus diperhatikan. Khususnya kriteria luaran penelitian karena memuat 50 persen dari total penilaian dan kriteria SDM yang memuat 30 persen dari total penilaian,” ungkapnya.

Workshop dan klinikal yang mengusung tema Peningkatan Sumber Daya Peneliti dan Pengabdi Perguruan Tinggi Dalam Penyususnan Proposal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan Pembelajaran, dan Pengabdian Masyarakat (LP4M) Darmajaya.

Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta dari lembaga penelitian dan dosen di berbagai perguruan tinggi se Lampung, Palembang, dan Bengkulu. Selain Prof. Ocky, kegiatan yang berlangsung dua hari (6-7 Maret 2017) ini juga menghadirkan Ahli Roadmap Universitas Lampung, Bartoven Vivit Nurdin sebagai narasumber.

Sementara narasumber reviewer klinikal diantaranya, Ardian Ulvan (Universitas Lampung), Anuar Sanusi (Darmajaya), Ambya (Universitas Lampung), Bartoven Vivit Nurdin (Universitas Lampung) serta reviewer penelitian dan pengabdian masyarakat DRPM Ristekdikti.

Menanggapi kegiatan tersebut, Plt Rektor Darmajaya, RZ. Abdul Aziz berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi peserta untuk mengembangkan pengetahuan serta meningkatkan kualitas penulisan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu juga dapat membangun roadmap penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan keilmuan yang dimiliki.(*)

News Reporter