. . .

Driver Go-Car Protes Kebijakan Rugikan Mitra

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Operasional Kantor Gojek perwakilan Lampung yang ada di Jalan MH Thamrib, Gotong Royong, Bandarlampung, terpaksa diliburkan sementara hingga 4 hari kedepan, pada Senin (2/4) hingga Kamis (5/4) mendatang. Ini setelah adanya demo dari ratusan driver Go-Car yang merupakan mitra dari Gojek.

Demo ratusan driver Go-Car ini adalah menuntut kebijakan dari manajemen yang sangat-sangat merugikan driver selaku mitra. Pasalnya, manajemen mulai memberlakukan kebijakan dengan cara menaikan target point dan menurunkan bonus, yang semula hanya ditargetkan 12 point dengan bonus sebesar Rp300 ribu, dirubah menjadi target 16 point dengan bonus Rp250 ribu.

Far koordinator aksi mengatakan, dia bersama dengan ratusan teman yang tergabung dalam Driver Go-Car dan Grab Lampung memprotes kebijakan aplikator yang menaikan poin dari 12 poin menjadi 16 poin.

“Kami merasa aneh saja, target point naik tapi insentifnya turun. Kalau 12 kemarin insentifnya Rp300 ribu, sekarang 16 poin insentifnya malah Rp 250 ribu,” jelas dia.

Dalam aksinya, ratusan driver go car yang melakukan demo nyaris ricuh lantaran para driver tidak terima dengan sikap dari kepala perwakilan gojek indonesia cabang Lampung, yang bersikap semena-mena terhadap pedemo.

“Aturan baru ini sangat sangat memberatkan, dengan adanya kebijakan ini, mereka menganggap driver di Lampung ini bukan lagi menjadi mitra melainkan buruh yang dipaksa bekerja,” tegas Far selaku koordinator lapangan.

Sementara Kepala perwakilan Gojek Lampung, Ade mengatakan, pihaknya berjanji akan mendatangkan pengurus gojek pusat pada minggu depan, guna menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Lampung.

Kendati demikian, aksi demo ratusan driver ini, akan terus berlangsung hingga ada keputusan dari pihak gojek pusat.

“Kantor Gojek harus tutup dan tidak boleh beroperasi selama belum ada keputusan dan pertemuan kembali dengan pihak gojek pusat,” tutur Far.

Peserta aksi demo akhirnya membubarkan diri setelah ada jaminan dari pihak kepolisian, yang menjamin kantor gojek tidak akan beroperasi selama 4 hari kedepan. (jef/hkw)