. . .

DPT Pemilu Pilgub dan Pileg Selisih 2.116

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, METRO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro, hingga saat ini sudah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) melalui sidang pleno DPT beberapa waktu lalu di gedung aula KPU Kota Metro beberapa waktu lalu.

Penetapan DPT ini sebelumnya telah dilakukan berbagai proses rangkaian, mulai dari pengechekan hingga pemutakhiran data pemilih. KPU Metro juga bekerja keras untuk menetapkan jumlah DPT yang akurat.

Di Kota Metro sendiri, jumlah data pemilih mengalami penurunan jika dibandingkan dengan DPT pada Pilgub lalu. Bahkan selisih bertambahnya jumlah DPT adalah sebesar 2.116 orang.

Jumlah penambahan itu dikarenakan oleh berbagai penyebab, antara lain status umur sudah di atas 17 tahun, pindah KK ke Metro, ada yang meninggal, dan lain sebagainya.

Sedangkan pemilih yang saat ini sudah dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS) maka dinyatakan tidak dimasukkan ke dalam DPT. Adapun pemilih yang sudah TMS antara lain dia yang menjadi anggota TNI Polri, dia yang meninggal dunia dan sebagainya.

“Pemilih tidak memenuhi syarat, Penduduk statusnya menjadi TNI Polri dan meninggal dunia, itulah beberapa penyebab penurunan di DPT sedangkan penaikan DPT juga disebabkan berbagai faktor ntara lain, umur menjadi 17 tahun, atu pindag menjadi warga Metro sebelum hari H pencoblosan,” kata Sukatno, selaku Ketua KPU Metro, Selasa (28/8/2018).

Menurut Sukatno, jika dalam semasa DPT dan saat hari H sudah 17 tahun ke atas sudah 17 tahun ke atas, maka warga Kota Metro berhak mendapat hak suara.

Dari data yang dihimpun, saat ini jumlah DPT untuk Pileg 2019 mendatang adalah 112.193, sedangkan Pilgub sebelumnya 109.997 dan pada Pilkada 2015 adalah sebesar 112.822. (suf/hkw)