. . .

DPRD Minta Pemkot Gandeng Aparat

image_print

Tagih Perusahaan Nunggak Pajak

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – DPRD Kota Bandarlampung meminta pemerintah kota (pemkot) untuk menggandeng aparat guna melakukan penagihan pajak atas perusahaan yang hingga kini masih menunggak pajak.

Menurut Ketua DPRD Bandarlampung, Wiyadi, langkah tersebut harus diambil lantaran banyaknya perusahaan yang kerap kali membandel.

“Pemerintah Kota Bandarlampung harus ambil sikap atas permasalahan ini. Saya sudah sampaikan sejak jauh-jauh hari. Karena masalah ini kan bukan hal baru, tahun-tahun sebelumnya juga kejadian ini ada,” kata Wiyadi saat diwancarai di lingkungan komplek DPRD, Selasa (13/11).

Ia juga menyebutkan, tunggakan-tunggakan pajak oleh perusahaan, juga akan berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tapis Berseri.

“Kalau banyak yang nunggak pasti PAD akan kena imbas. APBD kita kan salah satu sumbernya ya pajak dari perusahaan itu,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Herman HN menyambut baik usulan dari DPRD. Ia mengatakan, nantinya pemkot akan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) guna menagih utang pajak perusahaan di Bandarlampung.

“Kalau pajak ya harus di bayar. Hukumnya wajib, beda dengan retribusi ya. Ke depan kita akan gandeng Kejari, mudah-mudahan bisa mendongkrak PAD Bandarlampung,” singkat Herman. (jef/hkw)