DPRD Metro Respon Keluhan Warga Terkena Banjir

0
374
views
Fhoto : Saat Ketua Komisi I Basuki, Ketua Komisi III Hendri Susanto dan Anggota Komisi II Alizar dan Kabid Cipta Karya Dinas PU dan Tata Ruang Robby K Saputra dilokasi pemukiman yang terkena Banjir

DPRD Metro Respon Keluhan Warga Terkena Banjir

METRO –Merespon masalah banjir yang selalu menghantui warga jalan Lukman Tanjung RT 27 RW 06, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Anggota DPRD perwakilan komisi I,II, dan III. Ketua Komisi I Basuki, Ketua Komisi III Hendri Susanto, dan Anggota Komisi II Alizar, Kamis (16/2).

Ketua Komisi III DPRD Metro Hendri Susanto mengatakan, jika kondisinya mendesak maka Pemkot bisa menggunakan dana APBD Kota Metro, untuk masalah drainase dalam lingkungan, namun untuk saluran irigasi itu milik PU Propinsi Lampung, secepatnya kita harus melayangkan surat ke Dinas PU Provinsi untuk melakukan normalisasi saluran irigasi dengan menggunakan anggaran APBD Kota Metro, ujarnya.

”Untuk aliran air seperti talud dapat diselesaikan dan dilakukan perbaikan oleh Dinas PU Cipta Karya Kota Metro dengan menggunakan anggaran perubahan 2017, karena ini kondisinya sangat mendesak, pemkot bisa menggunakan dana APBD dulu,” ujarnya.

Lanjutnya, pada pelaksanaanya nanti masyarakat juga harus dilibatkan untuk melakukan normalisasi saluran irigasi tersebut dengan anggaran pemerintah, ”Masyarakat yang memiliki tenaga kerjanya, pemerintah menyiapkan anggarannya, agar dapat berjalan sukses,” katanya.

Basuki Ketua Komisi I menambahkan ini semua wujud kepedulian terhadap apa yang terjadi di masyarakat Kota Metro, lebih khusus warga di kelurahan Hadimulyo Barat yang selalu mengalami kebanjiran dan kami akan mengkordinasi bersama pemerintah untuk secepatnya memperbaiki semua itu, kata Basuki.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PU dan Tata Ruang Kota Metro Robby Kurniawan Saputra menjelaskan, berdasarkan hasil tinjauan tersebut kondisi jalan ini cukup mendesak, pihaknya juga akan menyikapi usulan DPRD untuk dapat melakukan perbaikan dengan normalisasi saluran irigasi. ”Jika dilihat kasat mata, memang kondisinya mendesak, nanti kita akan usulkan melalui dana APBD perubahan,” kata Robby.

Meski begitu, pihaknya juga akan melayangkan surat terlebih dahulu ke Dinas PU Provinsi Lampung, karena mengenai pengelolaan saluran irigasi menjadi tanggungjawab pemerintah Provinsi Lampung. ”Kami akan laporkan terlebih dahulu,  nanti hasilnya akan ditindaklanjuti.

Jamin warga setempat mengatakan, normalisasi aliran irigasi tersebut sudah dilakukan pada tahun 2010 lalu oleh warga setempat, namun mengingat kondisi saluran irigasi yang memang sudah terjadi pendangkalan, pihaknya berharap pemerintah dapat kembali menganggarkan dana untuk normalisasi saluran irigasi tersebut, akibat pendangkalan ini juga cukup besar, karena puluhan rumah warga terendam banjir.

”Kami berharap normalisasi saluran irigasi ini dapat segera dilakukan, agar warga tidak lagi mengalami kebanjiran, saat ini curah hujan cukup tinggi jika tidak segera dilakukan normalisasi dikhawatirkan akan mengakibatkan dampak yang cukup besar, kata Jamin. (Lik)