DPRD Desak Kejari Tuba Usut Dugaan Penyimpangan DD Dan ADD Marga Kencana, Pospera:Gelar Orasi.

0
140
views

TRANSLAMPUNG.COM

PANARAGAN–DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakya ‎(Pospera) Kabupaten setempat, mendesak pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulang Bawang (Tuba) mengusut tuntas dugaan penyelewengan DD dan ADD Tiyuh Marga kencana Tulangbawang Tengah, dan Tiyuh Terang mulya, Kecamatan Gunung terang tahun 2016-2017.

Hal tersebut mengingat selama ini beragam laporan lisan dan tertulis dari berbagai pihak terkait secara resmi di kejaksaan Tulang Bawang, tidak satupun yang di tindak lanjuti oleh pihak penegak hukum setempat.

Menurut Sekretaris Pospera Tubaba Edi irawan.,SH, menegaskan. Pihaknya selama ini telah merasa geram atas kinerja pihak penegak hukum, yang terkesan jalan di tempat, bahkan mandul dalam menindak lajuti laporan. Oleh sebab itu, pihaknya dalam waktu dekat mendatang akan mengelar aksi damai di Kejaksaan Negeri Tulang Bawang, guna pertanyakan laporan tersebut.

” ya kami akan pertanyakan laporan terkait dugaan penyimpangan DD dan ADD ‎oleh solidah kepala Tiyuh terang mulya, tahun lalu. Juga pertanyakan perkembangan hasil penyelidikan pihak Kejari atas penyelewangan realisasi DD dan ADD oleh Nuredi, kepala Tiyuh marga kencana sejak 2016 hingga 2017 ini, apa hasil penyelidkan mereka.” Kata Edi, saat di hubungi Trans lampung.com Via telponnya pada (14/11/2017) sekira pukul 11:59 Wib.

Sementara itu ketua Komisi A DPRD setempat Ruslan mengatakan. Dia menekankan kepada pihak Kejari selaku motor penegak hukum‎ agar dapat segera menyelidiki dan mengaudit DD dan ADD Tiyuh marga kencana yang di duga dalam Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) mereka tidak sesuai dengan Realisasi pembangunan di lapangan.

” seharusnya pihak Kejari lebih peka jika mendengar ada dugaan indikasi penyimpangan khusunya DD dan ADD, meskipun tidak ada laporan secara resmi karenan itu memang ranah mereka. ‎Namun demkian saya minta pihak Kejari Tuba dapat bekerja Profesional selayak penegak hukum yang berlaku.” Imbuh nya. (Dirman)