DPO Tersangka Pembunuhan di Tuba Diringkus

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Kesal terhadap ulah korban yang mengganggu hubungan suami istri, seorang pria di Tulang Bawang (Tuba) dibunuh.

Satuan Reskrim Polres Tulang Bawang (Tuba) berhasil menangkap DM (45), salah satu pelaku pembunuhan yang terjadi di Jl. Lintas Timur, Kampung Tua, Kecamatan Menggala.

DM yang berprofesi sebagai petani merupakan warga Kampung Menggala Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, ditangkap Satreskrim bersama dengan Satsabhara dan SiPropam pada Selasa (2/1) sekira pukul 13.00 WIB di rumahnya.

Pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 163 / V / 2017 / Polda Lpg / Res Tuba tanggal 26 Mei 2017 dengan korban Suparji Bin Sugimin (34) yang berprofesi tani, merupakan warga Kampung Aji Murni Kecamatan Gedung Aji.

“Pelaku bersama rekannya, DN, HN dan HD yang masih DPO (daftar pencarian orang) melakukan pembunuhan terhadap Suparji, yang terjadi pada Kamis (25/5/2017) sekira pukul 12.00 WIB,” ujar Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si. Rabu (3/1).

Awal terjadinya pembunuhan tersebut yakni saat pelaku DM ditelepon oleh keponakannya bernama Tika, yang meminta dijemput di Pasar Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Itu karena Tika ditinggalkan oleh Sundari yang pergi bersama korban Suparji yang bukan merupakan suami syah dari Sundari.

Merasa khawatir, lalu pelaku DM, DN dan HN langsung menyusul Tika dengan mengendarai 2 unit sepeda motor. Setelah bertemu dengan Tika pelaku DM, DN dan HN langsung mencari korban Suparji yang sedang bersama Sundari, yang juga merupakan keponakan dari pelaku DM.

Kemudian korban Suparji langsung ditarik, dipukul dan diikat oleh pelaku DM, DN dan HN kemudian korban Suparji langsung dinaikkan ke atas motor dan dibawa ke Kampung Tua.

“Saat korban Suparji sampai di Kampung Tua, pelaku DM, DN dan HN bertemu dengan pelaku HD di dekat warung makan dan warung foto copy. dan pelaku HD langsung memukuli korban Suparji yang masih berada diatas motor dalam posisi tangan masih terikat,” jelasnya.

Kemudian pelaku DM, DN, HN dan HD melanjutkan perjalanan. Di depan Perumahan Kampung Tua, korban Suparji lalu dijatuhkan oleh para pelaku dari sepeda motor, kemudian pelaku DM mengecek keadaan korban dan ternyata korban Suparji sudah tidak bergerak lagi dan langsung ditinggalkan oleh para pelaku di pinggir Jalan Lintas Timur Kampung Tua, Menggala seolah-olah korban Suparji merupakan korban tabrak lari.

Keterangan dari pelaku DM bahwa motif pelaku DM bersama-sama dengan pelaku DN, HN dan HD melakukan pembunuhan terhadap korban Suparji dikarenakan kesal terhadap ulah korban Suparji, yang telah mengganggu hubungan suami istri keponakannya, Sundari dan Fadil, serta meninggalkan Tika di Pasar Pulung Kencana.

“Saat ini pelaku DM sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” pungkasnya.(als/rus)

News Reporter