DPMPTSP: Bandarlampung Sudah Dianggap Kota Metropolitan

Marak Artis Bisnis Kuliner di Lampung

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Maraknya artis nasional membuka usaha di Kota Bandar Lampung, meningkatkan nilai investasi yang masuk ke kota berjuluk ‘Tapis Berseri’ ini dari usaha yang dilakoni para artis tersebut.

Hingga kini, tercatat ada tiga bisnis kuliner milik artis yang membuka usahanya di Bandarlampung, yaitu ‘Banana Foster Lampung’ milik Hengki Kurniawan, ‘Ayam Geprek Bensu’ milik Ruben Onsu, dan ‘Gading Cake Lampung’ milik Gading Martin.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandarlampung, Syaprodi, melalui Kabid Perizinan, Muhtadi Temenggung mengatakan, masuknya usaha para artis nasional ini menandakan jika Bandarlampung sebagai magnet masuknya investasi di bidang perdagangan dan jasa.

“Kegiatan perdagangan dan jasa artis yang masuk, ini semua artinya Bandarlampung sudah dianggap kota metropolitan. Terlebih jarak yang tidak jauh dari Jakarta, sehingga mudah melakukan kontrol,” kata dia, ketika ditemui awak media, Jumat (8/12).

Dengan adanya usaha artis yang masuk ini, pihaknya juga berharap terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi sumber daya lokal asal Bandarlampung.

“Tentunya bahan baku lokal dan pegawai lokal asli daerah yang digunakan para pengusaha ini. Mulai dari sales sampai pelayannya pasti lokal, sehingga perekonomian daerah juga terangkat dan berputar,” kata Muhtadi.

Dia mencontohkan bahan baku pisang yang banyak dihasilkan di Lampung, dapat dipasok kepada pengusaha artis yang rata-rata berjualan makanan tersebut.

Mengenai perlindungan terhadap pengusaha lokal Lampung sendiri yang juga menjual makanan, seperti Sheeren dan Yussy Akmal, pihaknya mengaku tidak bisa membeda-bedakan proses perizinan usaha yang diajukan pemohon.

“Kami sulit untuk melindungi pengusaha lokal maupun jajanan pasar, karena pengurusan izin tidak bisa dibatasi atau dihambat. Justru harus dipermudah, sesuai program Presiden Joko Widodo,” ujar Muhtadi. (jef/rus)

News Reporter