DLH Metro Kekurangan Tenaga Ahli Laboratorium

TRANSLAMPUNG.COM, Metro-Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro saat ini kurang tenaga ahli laboraturium yang berkompetensi, untuk menyajikan data dan informasi terkait dengan status kwalitas daerah, baik itu kwalitas air, kwalitas udara, dan kwalitas tanahnya yang ada di daerah tersebut.
Untuk alatnya sendiri di Dinas Lingkungan Hidup sudah tersedia, akan tetapi Laboraturium belum memadai dan tenaga ahlinya masih kurang.

Wakil Walikota Metro Djohan menanggapi kebutuhan Dinas Lingkungan Hidup, ia sangat mendukung langkah-langkah yang di ajukan dinas tersebut.

“Itu di koordinasikan dulu pada asisten III, dan pada saat menyusun kebutuhan pegawai atau pormasi pegawai di Dinas tertentu, yang di perlukan lulusan sarjana yang di sesuaikan bidang ahlinya yang kemudian ditempatkan pada Dinas yang membutuhkan, bila dalam penerimaan PNS belum ada dapat mengangkat tenaga honor yang berpengalaman dibidang tersebut,” ujar Djohan.

Sekretaris dan sekaligus Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro Yeri Noor Kartiko mengatakan bahwa tempat laboraturium dan tenaga ahli masih sangat di butuhkan.
“Kalau untuk alat laboraturium kita di sini sudah tersedia dan mencukupi, yang belum memadai tempat Laboraturium (lab) dan tenaga ahlinya, di perkirakan masih kurang tujuh orang tenaga ahli yang sudah berkompetensi” ujar Yeri di ruang kerjanya, Selasa (7/3).

Lanjutnya, tenaga ahli yang berkopetensi itu di sesuaikan dengan keahlian masing-masing.
“Seperti untuk analisis air sungai, air limbah, untuk tanah, tanah yang berproduksi bio massa, udara, baik itu udara ambien maupun sumber-sumber pencemaran udara, itu alatnya sudah ada di Lab DLH, tetapi tenaga teknis (ahli) nya belum ada,” katanya.

Jika tenaga ahli tersebut di miliki oleh DLH, kemungkinan akan dapat menambah Penghasilan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Metro.

“Bila Laboraturium dan tenaga ahlinya memadai, itu dapat memenuhi tingkat laboraturium yang terakreditasi untuk melayani kebutuhan masyarakat Metro, contohnya bila suatu perusahaan akan menguji air itu tidak perlu lagi ke provinsi, cukup ke DLH saja,” ujarnya. (r3)

News Reporter