. . .

DKP Lamsel Terus Lakukan Penguatan Lembaga Pangan Masyarakat

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Lampung Selatan terus berupaya melakukan penguatan terhadap lembaga pangan masyarakat Lamsel.

Penguatan lembaga itu dituangkan melalui rapat koordinasi/sosialisasi bersama kelompok tani penerima manfaat diantarannya Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) dan Kawasan Mandiri Pangan (KMP), yang ber langsung di Aula Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Rabu (28/11).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah (DKPD) Provinsi Lampung  Kusnardi, yang memimpin langsung rapat tersebut mengatakan tentang program peningkatan diverifikasi dan ketahanan pangan tahun 2019, yang disesuaikan dengan Permentan No.43/3015.

“Ada lima poin program penting yang dalam mengenai program tersebut diantaranya penguatan pangan yang beragam bersumber sumber daya lokal, menurunkan jumlah penduduk rawan pangan, memperkuat sistem distribusi pangan, memperkuat konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi berbasis sumber daya lokal dan meningkatkan penanganan kemanan dan mutu pangan segar. Pada intinya, makanan dapat tersedia dimana pun kapan pun. Sehingga dapat dikonsumsi oleh seluruh masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan Yansen Mulya menyatakan rakor penguatanan lembaga pangan masyarakat itu ditujukan sebagai bahan evaluasi kegiatan 2018, persiapan kegiatan 2019 dan usulan untuk tahun 2020 menuju penerapan e-planing.

“Belum lama ini, kita juga sudah menggelar rapat serupa dengan para pengusaha penggilingan padi, dilanjutkan dengan UPT dan PPL pertanian, dan terakhir ini bersama kelompok tani penerima manfaatkan sebanyak 6o orang. Dengan pertemuan ini, kita harapkan keberhasilan program dapat terus berlanjut,” kata dia.

Keberadaan lembaga pangan masyarakat seperti KPM, ditambahkan dia dapat memberdayakan ekonomi, PUPM dapat menstabilkan harga beras dalam rangka memotong rantai distribusi dan KRPL pemanfaatan pekarangan untuk optimalisasi kebutuhan di tingkat keluarga

“Sebagai harapan kita, tentunya ke depan dapat lebih baik dan lebih secra optimal lagi,” pungkasnya. (Jhn)