Ditinggal Kepasar, Rumah Hangus Terbakar

5 Unit dan 32 Anggota BPBD Terjun Padamkan Api

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Satu rumah permanen di Jalan Wolter Monginsidi, Gang Masjid Nurul Fatah Kelurahan Kupang Kota, Bandarlampung terbakar, Rabu (14/2) sekitar Pukul 11.20 WIB.

Kediamannya tersebut diketahui milik Raden Trigunadi (51). Dalam kejadian tersebut, penghuni rumah sedang tidak berada di lokasi. Dari pantauan, beberapa mobil pemadam kebakaran dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung sedang berada di lokasi sedang memadamkan api tersebut.

Api yang membakar rumah Raden Trigunadi padam dalam waktu 30 menit setelah petugas BPBD Bandarlampung turun ke lokasi. Sekretaris BPBD, Erwin mengatakan, dalam kebakaran itu pihaknya menurunkan mobil damkar sebanyak lima unit. Api mulai padam setelah 30 menit anggotanya tiba di lokasi.

“Dari 5 unit damkar kita turunkan personil sebanyak 32 anggota,” ujarnya kepada radarlampung.co.id (Group Trans Lampung), Rabu (14/2).

Ia menambahkan, dalam kejadian itu pihaknya tidak ada kesulitan sama sekali. Hanya saja lokasi rumah tersebut berada di dalam gang.

“Meskipun berada didalam gang, tapi alhamdulilah selang kita bisa mencapai lokasi kebakaran. Untuk kerugian diperkirakan ratusan juta namun penyebabnya masih lidik,” jelasnya.

Sementara itu, Raden mengatakan, saat kejadian dirinya sedang pergi ke pasar Bumi Waras membeli kates. Didalam rumah, lanjutnya, ada keponakannya dan cucungnya.

“Saya sedang kepasar beli kates. Dirumah ada keponakan dan cucung saya. Saya belum tau penyebabnya,” katanya.

Raden Trigunadi terkejut ketika melihat rumahnya sudah terbakar seusai pulang dari pasar.

Sayu (28) sepupu dari anak pemilik rumah mengatakan, di rumah tersebut ditempati oleh dua kepala keluarga. Saat itu katanya, istri dari Raden sedang mengurus cuti anaknya melahirkan.

“Sedangkan pak Raden-nya sedang pergi kepasar. Jadi yang dirumah ada Ani yang menjaga rumah tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat kejadian Ani yang saat itu berada di dalam rumah lari keluar dan berteriak bahwa rumah tersebut kebakaran.

“Ani yang jagain rumah itu lari keluar dan teriak bahwa ada kebakaran. Kemudian kami langsung nyamperin rumahnya,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut Raden hanya bisa terdiam dan sedikit terlihat meneteskan air mata saat mengetahui rumahnya tersebut kebakaran.

“Saya sedang kepasar,” singkatnya.(adm/ang/tnn/hkw)

 

News Reporter