. . .

Ditinggal Buka Puasa Penjaga, Kantor dan Perpustakaan SDN 1 Kotabatu Dilahap Api

image_print
TAK TERKENDALI: Dua tim Petugas Damkar Pemkab Tanggamus dibantu warga dan aparat TNI/POLRI berjibaku memadamkan kobaran api yang sudah tak terkendali di ruang guru dan ruang perpustakaan SDN 1 Kotabatu, Jumat (1/6) petang. (Foto: DOK POLSEK KOTAAGUNG)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Seolah manusia yang menikmati hidangan buka puasa, kobaran si jago merah tadi (1/6) petang, juga melahap kantor guru dan ruang perpustakaan SDN 1 Kotabatu, Kecamatan Kotaagung, Tanggamus.

Jilatan api semakin membesar ketika pukul 18.10 WIB. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kebakaran itu. Sebab kejadian sudah malam hari dan memang sedang hari libur nasional. Dari informasi yang berhasil dihimpun, titik api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik di sekolah yang terletak di tepi jalur utama Jalan Lintas Barat itu.

Kapolsek Kotaagung AKP Syafri Lubis mengatakan, sebenarnya kondisi sekolah tidak sepenuhnya kosong tanpa penghuni. Sebab diketahui ada penjaganya. Namun saat kejadian, sekolah itu sedang ditinggal buka puasa oleh si penjaga.

“Keterangan sepintas warga, penjaga sekolah sedang buka puasa saat terjadi kebakaran. Sehingga warga di luar sekolah baru melihat ada kebakaran, saat api sudah membesar dan tak terkendali,” ungkap kapolsek, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S.I.K., M.Si.

Titik api, kata Syafri Lubis, sementara diduga berasal dari korsleting arus listrik di salah satu ruangan yang terbakar. Yaitu ruang kantor guru dan ruang perpustakaan. Awalnya, menurut kapolsek, satu armada Petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Tanggamus diturunkan ke lokasi.

“Namun api sudah terlanjur membesar. Belum lagi karena yang terbakar adalah ruang guru dan perpustakaan, sudah pasti banyak kertas dan bahan-bahan lain yang sangat mudah terbakar. Sehingga terpaksa diturunkan dua tim Petugas Damkar lagi,” ujar Syafri Lubis seraya menegaskan tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam peristiwa itu.

Terpisah, Koordinator Satuan Pelaksana Layanan Pendidikan (SPLP) Kotaagung Agung Basori menyebutkan, sekitar pukul 19.10 WIB, api baru bisa dipadamkan total. Akibat peristiwa tersebut, kata dia, gedung perpustakaan dan kantor guru beserta isinya, termasuk lemari, meja, kursi, dan dokumen-dokumen sekolah hangus terbakar.

“Saat ini masih kami inventarisir untuk bahan laporkan kami ke Dinas Pendidikan Tanggamus,” tandas Agung. (ayp)