Distannakbunhut Cek Kesehatan Hewan Qurban

0
110
views

TRANSLAMPUNG.COM,GEDONG TATAAN- Untuk memastikan Kesehatan hewan yang akan di jadikan qurban pihak Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran melakukan pememeriksa kesehatan hewan di beberapa lapak  penjual hewan qurban yang ada di Kecamatan Gedong Tataan ,Selasa (28/8).

Menurut Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran Yanwar Ambardi, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan yang ada di lapak- lapak penjualan di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten pesawaran ,hal ini dilakukan karna ada khawatirkan terhadap para penjual hewan qurban menjual hewan yang kurang sehat.

“Kami periksa semua kesehatannya mulai dari cara berdiri hewan, kulit bulu, mata, hidung sampai ke anus ini pemerikasan pisiknya saja hasilnya jika hewan ini dalam keadaan sehat makan kita akan beri tanda bahwa hewan ini layak untuk di jual  dan sebaliknya jika hewan ini dalam keadan sakit kita sarankan kepada para penjual hewan qurban agar tidak menjualnya sebelum melakukan pengobatan.” Ucap Dr Hewan ini.

Menurut Yanwar, dalam melakukan pemeriksaan pihaknya hanya sekedar melakukan pememeriksa kesehatan luar pisiknya saja dan jika hewan terdeksi penyakit maka pihaknya akan menyarankan untuk tidak menjual hewan kurban bila mengalami gangguan kesehatan.

“Kami hanya memeriksa bukan melayani pengobatan, dan kami sarankan jika kondisinya kurang baik untuk diobati atau diberi vitamin,” kata dia.

Lebih lanjut Yanwar,menjelaskan selain pemeriksaan terhap hewan qurban jenis kambing pihaknya juga  sudah melakukan pememeriksan kesehatan sapi di Kecamatan Negerikaton.

“Kami kemarin sudah memeriksa kesehatan hewan qurban, dan umumnya kondisinya sehat,”  kata dia.

PihaknyaPun mengimbau kepada masyarakat agar  dalam memilih hewan qurban dapat memastikan kesehatannya hewan yang akan di beli karan kita juga setelah melakukan pengecekan kita beri tanda kepada hewan yang di pastikan dalam keadaan sehat .

“Jadi masyarakt harus teliti dalam pembelian hewan qurban telah diperiksa dokter hewan, atau dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan .”Ucapnya.

Sementara pihak penjual hewan qurban Giman(60) warga Desa Bagelen merespon baik adanya pemerikasan yang di lakukan oleh pihak Dinas perternakan dan pertanian pesawaran karna dengan adanya pemerikasaan tersebut dirinya lebih tau keadaan hewan yang akan di jual olehnya.

“Ya dengan adanya pemeriksaan ini kita bisa tau yang mana hewan yang layak apa tidaknya yang akan kita jual kepada konsumen sehingga natinya tidak mengecewakan konsumen ,”Kata Giman yang membuka lapak penjualan kambing di Gedong Tataan ini.

Giman juga menjelasakan bahwa penjualan hewan qurban tahun ini sangan menurun draktis padalah dirinya menjual hewan qurban tidak terlalu mahal dari tahun sebelumnya

“Tahun ini memang penjualan hewan qurban sangat draktis kemungkina tahun ini karna masalah ekonomi jadi sepi pembeli kalau tahun kemarin lumayan nah tahun ini turun draktis ,”Ucapnya.

Giman mengatakan bawa dirinya setiap hari memang menjual kambing di Desa Bagelen dan menjelang hari raya qurban dirinya membuka lapak di Depan kantor Dinas perikanan pesawaran  dan hewan yang dibtawarkan umumnya kambing jenis Jawa untuk harga sendiri dirinya menawarkan paryatip tergantung ukuran.

“Kalau kaming jenis jawa paling mahal saya hargai 3 juta sedangkan yang paling murah hanya 2,5 juta harga ini seperti tahun tahun sebelumnya tapi masih saja sepi pembeli ,”Pungkasnya.(ydn)