. . .

Disparbud Lamsel, Lemah untuk melakukan pembinaan Kesenian.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Tokoh Adat dan Pemuda Lampung Selatan, Budiman Yakub sindir kinerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang kurang pembinaan terhadap kesenian.

“Secara kebetulan hadir disini Ibu (Kadis Pariwisata-red) ada disini. Aspirasi yang disampaikan ini dari masyarakat tentang pembinaan kesenian dinilai lemah. Padahal, biaya untuk pembinaan kesenian yang ada disetiap desa tidak begitu mahal. Tapi sayangnya itu tidak dilakukan, sehingga seni kebudayaan lambat laun akan hilang,” kata Budiman dikegiatan Silahturami Pemkab Lamsel dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati, Kamis (6/12/2018).

Untuk itu, Lanjut Budiman peran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan hendaknya secara serius dan berkelanjutan dalam melakukan pembinaan. Dimana kesenian sangat diperlukan dalam pembinaan disetiap desa.

“Jika ada niat, tentu segela sesuatu Insyallah dapat terlaksana,” kata dia.

Kemudian, ditambahkan Budiman masyarakat khususnya para seniman juga jangan berlaku curang ketika ada pembinaan dilakukan.

“Sebagai misal, uangnya pembinaannya diambil, tapi kegiatanya untuk memajukan kesenian justru tidak dilakukan,” pintanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamsel, Yudha Sukmarina menanggapi aspirasi tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya mencarikan anggaran pembinaan kesenian tersebut.

“Rencananya ditahun depan dianggarkan.Ya kalau nggak nanti diusulkan diAPBD-Perubahan 2019.Jika tidak ada, nanti akan dicarikan solusinya,” cetus dia.(Johan)