Disnakertrans Minta PT Hanjung PHK Karyawan

0
1604
views
Karyawan PT Hanjung minta di PHK supaya dapat bekerja ditempat lain. Foto Heru-translampung.com

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Karena tidak ada kejelasan, Karyawan PT Hanjung Indonesia meminta kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Lampung untuk mengambil langkah tegas tentang nasib tenaga kerja tersebut.

Koordanator Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan, Yudha Sofyan bersama Pengawas lainnya menyarankan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawan tersebut, menurut Yudha hal itu lebih baik dari pada menelantarkan pekerja. Disamping tidak mendapatkan penghasilan, juga mereka yang notabenya pekerja skill tidak dapat bekerja ditempat lain karena statusnya masih karyawan PT Hanjung Indonesia.

“Sekarang jangan berlarut-larut, mereka (Pekerja) ini berurusan denga perut, mereka tidak bisa bekerja ditempat lain untuk mencari nafkah untuk keluarga karena masih terikat dengan Hanjung. Salah satu jalan adalah melakukan PHK karyawan tersebut dan membuat nota kesepakatan sebagai komitmen pembayaran gaji dan pesangon mereka,” kata Yudha Jum’at (20/10).

Melalui diskusi tersebut Kepala Disnakertrans Provinsi Lampung, Sumiarti Somad menyetujui usulan yang diberikan Koordinator Pegawai Pengawas Tenaga Kerja, Yudha serta Pengawas lainnya seperti Paruli Pane dan Rudolf.

“Saya setuju, agar parapekerja ini juga dapat mencari pekerjaan lain sesuai keahlian mereka. Kalau mereka tidak di PHK, UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan akan terus berjalan,” kata Sumiarti saat memimpin rapat.

Dengan diskusi yang ulet usulan tersebut disetujui oleh Presdir PT Hanjung, Park Heung Joo dan kuasa hukumnya, namun mereka meminta tenggat waktu untuk pengajuan kepada pihak Penagguh Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Pengadilan Niaga Jakarta. Karena menurut kuasa hukum PT Hanjung saat ini mereka tidak bisa semerta merta bisa mengambil keputusan, harus melalui persetujuan PKPU.

“Ok, tetapi kami meminta waktu guna menyampaikan kepada PKPU bahwa ada usulan dari para karyawan untuk di PHK,” kata kuasa hukum PT hanjung, Rosa. (hkw)