. . .

Disnakertrans Lamsel Terbitkan 1.063 Kartu AK1

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA – Sebanyak 1.063 Kartu Kuning (AK1) atau kartu pencari kerja, telah dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Selatan.

“Angka 1.063 tersebut terhitung sejak bulan Mei – Juni 2018. Terjadi peningkatan permintaan ini, dikarena pada bulan Mei kemarin banyak pelajar SMA yang telah lulus sekolah untuk bekerja,” kata Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja, Syafik Solah ketika ditemui di kantornya, Jumat (13/7) kemarin.

Hasil rekapan per-Kecamatan, dijelas Syafik yang paling bayak untuk pembuatan AK1 berada diposisi utama yakni Kecamatan Kalianda berjumlah 174. Kemudian urutan kedua yakni Kecamatan Palas 127, dan diposisi ketiga Kecamatan Penengahan berjumlah 108.

“Untuk pembuatan AK1 ini, kami (Disnakertrans-red) tidak memungut biaya sepeserpun dari masyarakat. Semua gratis tidak dipungut biaya,” jelas dia.

Dirinya juga mengungkapkan, Disnaker Lamsel saat ini merasa sangat kesulitan untuk memperoleh data dan jumlah tenaga kerja masyakat Lamsel yang sudah bekerja disetiap perusahan. Padahal sudah jelas, diatur dalam Kepres Kemenaker bahwa setiap perusahan wajib memberikan laporan data tenaga kerjanya ke Dinas Transmigrasi di daerah masing-masing.

“Ini yang jadi kendala kami, perusahan tersebut hingga saat ini enggan mau melaporkan. Sehingga, data dan jumlah tenaga kerja tidak kami miliki,” ujarnya.

Kendati demikian, Disnakertrans Lamsel terus berusaha agar semua perusahan yang ada di wilayah Lamsel mau melaporkan tenaga kerja mereka.

“Untuk melaporkan data tenaga kerja yang sudah bekerja itu adalah kewajiban perusahan, bukan pada Disnaker. Oleh karena itu, kedepan kami mencoba akan menerapan peraturan tersebut, agar nantinya perusahan mau melaporkan tenaga kerja mereka,” pungkasnya.(jhn/hkw)