Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50559 Library:100131 in /var/www/vhosts/translampung.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1531 Disnak Tubaba Prioritaskan Program Upsus Siwab -
Disnak Tubaba Prioritaskan Program Upsus Siwab

TRANSLAMPUNG.COM – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun 2017 akan memprioritaskan pembinaan terhadap para peternak di kabupaten setempat.

Itu dilakukan sebagai langkah dalam melaksanakan progaram Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan Kesehatan Hewan, yakni Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) yang berorientasi pada pencapaian swasembada daging protein hewani.

Kepala Disnak Tubaba drh. Nazaruddin mengatakan, untuk mencapai swasembada daging, tentu peningkatan populasi menjadi hal yang utama, sehingga program atau Upsus Siwab perlu dilakukan guna mendorong pencapaian tersebut.

“Upsus Siwab merupakan salah satu langkah pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan percepatan populasi ternak sapi melalui peningkatan kebuntingan dan kelahiran ternak yang produktif,” papar Nazaruddin seperti dilansir dari radarlampung.co.id (grup translampung.com).

Dijelaskannya, guna mengakselerasi pencapaian target pemenuhan populasi sapi dalam negeri, Kementerian Pertanian meluncurkan program khusus Upsus Siwab. Untuk itu, kata dia, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap seluruh hewan ternak baik yang yang dipelihara kelompok atau masyarakat. “Targetnya, pelaksanaan kebuntingan sapi dilakukan secara umum kepada seluruh ternak masyarakat yang ada di kabupaten ini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan aspek terpenting dalam memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri khususnya di Kabupaten Tubaba. “Dengan adanya Upsus Siwab ini, diharapka kedepannya dapat terus menghasilkan anak sapi serta perbaikan genetik dan kualitas sapi yang lebih baik dari sebelumnya,” harapnya.

“Untuk itu, kita harus mandiri dan meningkatkan kesejahteraan petani ternak. Apalagi, tingkat kehamilan ternak saat ini cuma berkisar 55 sampai 60 persen. Diharapakan dengan adanya program ini kehamilan ternak bisa mencapai 80 persen lebih,”jelasnya.

Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditandatangani Menteri Pertanian pada 3 Oktober 2016. (fei)

News Reporter