Dishub: Hampir Seluruh Perlintasan Penyumbang Macet

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Penyebab kemacetan bukan hanya ruas jalan yang sempit dan pertumbuhan kendaraan. Perlintasan kereta api (KA) juga turut menyumbang tingkat kemacetan di Kota Bandarlampung, terutama kereta batu bara rangkaian panjang (Babaranjang).

Menurut Kepala Bidang Lalulintas Dinas Perhubungan Bandarlampung Iskandar, hampir seluruh pintu perlintasan KA menjadi titik kemacetan. Hampir seluruh perlintasan jadi titik kemacetan seperti di Jalan Pemuda, Jalan Sultan Agung, Jalan Komarudin, dan Jalan Kamboja.

Dia menyebut bahwa perlintasan di Jalan Urip Sumoharjo adalah titik terparah.

“Kalau sudah macet, panjang kemacetannya bisa sampai 500 meter dan butuh waktu 30 menit untuk mengurainya,” kata Iskandar, Jumat (2/3).

Selain memindahkan jalur KA babaranjang di luar lingkar kota, Iskandar menilai pembangunan underpass bisa membantu memecahkan solusi kemacetan.

“Sebenarnya yang buat macet kan saat babaranjang-nya lewat itu, sudah panjang rangkaiannya, jalannya lambat juga. Kalau kereta penumpang nggak masalah. Tapi underpass ini salah satu solusinya,” tukasnya.

Kepala PT KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang Suryawan Putra, mengatakan pembangunan underpass di Jalan Urip Sumoharjo ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan yang terjadi saat kereta melintas.

“Kemacetan akan terurai hingga 50 persen dan yang pasti tingkat kecelakaan berkurang hingga nol persen. Kan sudah jelas tingkat kecelakaan harus berkurang setiap tahunnya, karena selain menutup perlintasan ilegal ini salah satu langkah kita untuk mengurangi kecelakaan,” terangnya.

Dia menjelaskan, pembangunan underpass dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI ini dibangun dengan lebar 6,5 meter.

“Tingginya 4,5 meter, dibuat dua jalur atau dua lubang. Kalau panjangnya masih dalam kajian kita,” tuturnya.

Ia berharap, seluruh masyarakat bisa mendukung pembangunan underpass terutama proses pembebasan lahannya.

“Kita akan lakukan sesuai dengan aturan, semuanya harus support supaya harus jalan. Semua ini untuk masyarakat juga,” tandasnya. (jef/hkw)

News Reporter