. . .

Disdikbud Lampura Limpahkan Persoalan SDN 2 Wonomarto Ke Inspektorat

image_print

TRANSLAMPUNG.COM

LAMPUNG UTARA – Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara Akhirnya melimpahkan permasalahan dugaan raibnya dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan dugaan ketidakjelasan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 2 Wonomarto ke Inspektorat Kabupaten Lampung Utara,
Hal tersebut disampaikan Kasi SD Dian Ratna Hapsari mewakili Kabid Dikdas Suma Wibawa, Selasa (10/09/2019)

“Iya benar, terkait persoalan di SDN 2 Wonomarto atas dugaan hilangnya dana PIP tahun 2018 dan ketidak jelasan pengelolaan dana BOS yang diduga diterapkan tidak sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah diatur dan ditetapkan oleh pemerintah, Maka Disdikbud melalui bidang Dikdas saat ini telah melakukan langkah dan tindakan tegas, yaitu melakukan pelimpahan berkas sekolah tersebut kepada pihak Inspektorat Kabupaten Lampura,” ujar Dian Ratna Hapsari

Dikatakan Dian Ratna Hapsari, pihaknya telah memberi waktu selama satu (1) bulan kepada Kepsek SDN 2 Wonomarto Murtini, agar segera menyelesaikan permasalahan tersebut dan mengembalikan atau mengganti dana PIP yang telah hilang tersebut.
Namun setelah batas waktu yang diberikan telah habis, Kepsek Murtini justru tidak dapat di konfirmasi. Oleh sebab itu, pihaknya tidak dapat untuk mentolerir lagi, dan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada pihak Inspektorat, agar dapat segera ditindaklanjuti.

” Dikarenakan yang bersangkutan tidak bisa dikonfirmasi berarti tidak ada etikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut, maka Disdikbud melalui bidang Dikdas menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus tersebut kepada Inspektorat Kabupaten Lampura. Sesuai dengan pelimpahan berkas yang tertuang dalam 420/1353/14-LU/2019,” ucap Dian

Terpisah, Kepala Inspektorat Kabupaten Lampura Mankodri, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon genggam miliknya, membenarkan perihal pelimpahan berkas SDN 2 Wonomarto oleh pihak Disdikbud Lampura tersebut.

” Iya benar, berkas SDN 2 Wonomarto tersebut, baru hari ini dilimpahkan oleh Disdikbud Lampura melalui bidang Dikdas, kepada Inspektorat, dan baru saja naik ke atas meja kerja saya,” ujar Mankodri.

Dijelaskan Mankodri, sebelum melakukan penanganan dalam kasus tersebut, pihaknya akan mempelajarinya terlebih dahulu, setelah itu pihaknya akan memberikan pembinaan kepada Kepsek SDN 2 Wonomarto tersebut.

Namun setelah dilakukan pembinaan dan ternyata Kepala Sekolah tersebut tidak bisa dibina, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan dan prosedur yang ada. Selain itu pihaknya juga akan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera ditindaklanjuti, apabila memang, benar-benar yang bersangkutan tidak dapat dilakukan pembinaan. tegas Mankodri

” Saya minta waktu satu bulan untuk menangani kasus tersebut, apabila yang bersangkutan tidak bisa dibina, maka Inspektorat akan melimpahkan berkas tersebut kepada Aparat Penegak Hukum,” pungkasnya (Eka)

error: Content is protected !!