. . .

Dirlantas Polda Lampung akan Kaji Fly Over Pramuka

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Terkait retaknya lempengan di Fly Over Pramuka, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung akan melakukan kajian bersama Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, dan P2JN (Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional).

Kasubdit Dikyasa Polda Lampung AKBP Brian Benteng mengatakan, untuk rekayasa lalu lintas pihaknya masih melakukan perbaikan arus kendaraan dulu. Seperti penempatan U-turn yang harus sesuai karakter jalan tersebut.

“Selain rekayasa itu ada peraturan pemerintahnya jadi tidak bisa langsung kita lakukan dan harus melalui rapat forum,” ujarnya, saat ditemui di Dirlantas Polda Lampung, Rabu (14/3).

Dan mengenai ada atau tidaknya fly over yang mengalami hal yang sama, pihaknya masih akan melakukan pengamatan secara perlahan.

”Ya, nanti masih kami lakukan kajian dengan beberapa personel lalu lintas,” terangnya.

Namun, saat ini pihaknya masih melakukan upaya sementara ini yaitu membatasi kendaraan yang melintas di fly over Pramuka.

”Ya, kita batasi dulu yang akan menyeberang ke Rajabasa. Seperti berat kendaraan harus kurang dari lima ton, dan juga nanti akan kita buat himbauan,” pungkasnya.

Sementara itu, retaknya beton fly over Pramuka di Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandarlampung, menjadi perhatian Plt. Wali Kota Bandarlampung, Yusuf Kohar.

Yusuf Kohar saat ditemui di acara LDC Panjang, Rabu (14/3) mengatakan, bahwa fly over tersebut dibangun dengan kesan yang buru-buru.

“Sudah pasti fly over tidak dibuat dengan secara SOP baik dari kekuatan beton, besi dan cor-nya,” jelasnya kepada radarlampung.co.id (Group Trans Lampung).

Yuko sapaan akrabnya, menambahkan, dirinya akan fokus ke flyover di Pramuka terlebih dahulu sebelum akan mengecek semua fly over lainnya.

“Kita cek ini dulu (fly over Pramuka). Makanya jangan bangga dengan fly over yang sudah dibuat, yang bangga itu bagaiman kualitas dan bermanfaat secara sempurna untuk masyarakat. Jangan sampai flyover sudah dibuat tidak memenuhi syarat terus tambah macet,” terangnya. (rlo/adm/ang/tnn)