. . .

Dinkes Bandarlampung Gelar Apel Siaga DBD

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung hari ini telah melaksanakan apel siaga Demam Berdara (DBD) di kota Tapis Berseri bersama jajarannya.

Apel tersebut merupakan pembukaan dari fogging masal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung di 126 kelurahan, untuk mengantisifasi penyakit DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli, menuturkan, usai apel siaga DBD, timnya yang terdiri dari jajaran Pusekesmas se Kota Bandarlampung melakukan Fogging masal.

“Ya hari ini kita lakukan serenta sampai pukul 13.00 wib tadi di kelurahan-keluraham sekaligus memberikan obat Abate kepada Masyarakat,” ujarnya.

Saat ditanya jumlah laporan masuk DBD selama Januari 2019 ini, Edwin pun mengatakan sekitar 30 Kasus,”Ada 30 kasus, namun semuannya telah sembuh dan telah menjalani perwatan di Rumah Sakit,” ucapnya.

Kemudian saat ditanya daerah endemik DBD di Kota Tapis Berseri ini, Edwin pun mengaku hampir disemua wilayah, namun saat ini lebetulan banyak di daerah Sukarame,”Ada semua, namun kebetulam saat ini sukarame banyak,” ucapnya.

Ia pun menuturkan, besok akan kembali melakukan fogging,”Ya besok kita lakukan lagi, sampai merata diseluruh kelurahan yang ada di Kota Bandarlampung ini,” ucapnya.

Terpisah, Camat Sukarame Ahmad Barnawi, membenarkan bahwa wilayahnya di fogging oleh pihak Diskes.

“Ya hari ini ada Fogging, hari ini baru didaerah Kelurahan Korpri Jaya, dilanjutkan besok karena hujan,” ucapnya.

Dalam pelaksanan Fogging ini sendiri, tiga Puskesmas yang ada di Sukarame turin semua, terdiri dari Puskes Sukarame, Permata Biru dan Korpri.

“Tiga Puskes semua turun untuk fogging,” ucapnya.

Besok fogging akan dilanjutkan seranta di 6 kelurahan yang ada di Sukarame,”Besok pagi kita lanjut lagi di enam kelurahan yang ada di Kecamatam Sukarame,”ungkapnya.

Saat ditanya apakah daerah Sukarame Endemik DBD, Barnawi pun tidak dapat menyimpulkanya karena itu merupakan kewenangan Diskes, “Saya terima laporan di Puskes Sukarame ada 4 korban, namun untuk alamat korban saya korang tahu, meski satu ada di Kelurahan Sukarame Baru,” ucapnya. (jef/hkw)

error: Content is protected !!